PM Israel Benjamin Netanyahu Targetkan Turki di Suriah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melancarkan serangan udara ke Suriah utara dekat perbatasan Turki serta menjadikan Presiden Erdogan sebagai target kampanye politik. Dok: Istimewa.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melancarkan serangan udara ke Suriah utara dekat perbatasan Turki serta menjadikan Presiden Erdogan sebagai target kampanye politik. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, TEL AVIV — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerang pangkalan militer di Suriah utara. Serangan udara ini menyasar wilayah dekat perbatasan Turki. Langkah ini memicu ketegangan baru menjelang pemilu 27 Oktober.

Netanyahu menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membangun kekuatan militer. Selain itu, kampanye politik Netanyahu menampilkan foto Erdogan secara terbuka. Oleh karena itu, krisis diplomatik kedua negara semakin memuncak.

Baca Juga :  Zelenskyy Tuding Rusia Gunakan Jeda untuk Timbun Senjata

Turki sendiri memegang status sebagai anggota kunci NATO. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menjalin hubungan dekat dengan Erdogan. Akibatnya, Duta Besar AS mengecam tindakan militer Israel tersebut.

Pemimpin oposisi Israel Yair Golan mengkritik keras kebijakan militer Netanyahu. Ia menilai serangan tersebut membahayakan keamanan nasional Israel. Oleh sebab itu, konflik politis ini mengancam hubungan strategis kedua negara.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia
Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung
Presiden Taiwan Lai Ching-te Tegaskan Komitmen Perdamaian
JD Vance Ragukan Pentagon Menyiarkan Eksekusi Nidal Hasan
Jaksa AS Mengajukan Dakwaan Baru Terhadap Nicolas Maduro
Zelenskyy Mengecam Amerika Serikat Pascaserangan Rudal Rusia
Warga Amerika Serikat Menghadapi Risiko Kehilangan Akses Obat
Kelompok Houthi Menyerang Bandara Riyadh

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:17 WIB

Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Presiden Taiwan Lai Ching-te Tegaskan Komitmen Perdamaian

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:07 WIB

JD Vance Ragukan Pentagon Menyiarkan Eksekusi Nidal Hasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Jaksa AS Mengajukan Dakwaan Baru Terhadap Nicolas Maduro

Berita Terbaru

Donald Trump mengecam keras Norwegia dan Komite Nobel usai gagal meraih Hadiah Nobel Perdamaian. Simak laporan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:17 WIB

Setahun pasca gencatan senjata Gaza pimpinan Donald Trump, serangan militer Israel tetap berlanjut dan rekonstruksi mangkrak. Simak laporan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:30 WIB

Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan komitmen menjaga kebebasan dan memperkuat pertahanan nasional dalam pidato Hari Nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Taiwan Lai Ching-te Tegaskan Komitmen Perdamaian

Sabtu, 10 Okt 2026 - 22:07 WIB