POSNEWS.CO.ID, TEL AVIV — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerang pangkalan militer di Suriah utara. Serangan udara ini menyasar wilayah dekat perbatasan Turki. Langkah ini memicu ketegangan baru menjelang pemilu 27 Oktober.
Netanyahu menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membangun kekuatan militer. Selain itu, kampanye politik Netanyahu menampilkan foto Erdogan secara terbuka. Oleh karena itu, krisis diplomatik kedua negara semakin memuncak.
Turki sendiri memegang status sebagai anggota kunci NATO. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menjalin hubungan dekat dengan Erdogan. Akibatnya, Duta Besar AS mengecam tindakan militer Israel tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemimpin oposisi Israel Yair Golan mengkritik keras kebijakan militer Netanyahu. Ia menilai serangan tersebut membahayakan keamanan nasional Israel. Oleh sebab itu, konflik politis ini mengancam hubungan strategis kedua negara.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














