Kapolri Pantau Arus Balik di Bakauheni, 385 Ribu Kendaraan Belum Kembali

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni bersama petugas dan pemudik. (Posnews/Ist)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni bersama petugas dan pemudik. (Posnews/Ist)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turun langsung memantau puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri memastikan seluruh pemudik mendapat pengamanan maksimal dan dapat kembali ke tujuan dengan selamat.

Kapolri menegaskan puncak arus balik gelombang kedua mulai terlihat sejak Jumat (27/3) malam hingga Sabtu hari ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terjadi lonjakan, arus lalu lintas di jalur darat, laut, hingga udara terpantau tetap lancar dan terkendali.

Kapolri bersama Menteri Perhubungan turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal.

Data Terbaru: 2,9 Juta Kendaraan Keluar Jakarta

Berdasarkan data Jasa Marga, pergerakan kendaraan selama arus mudik dan balik mengalami peningkatan signifikan.

  • Total kendaraan keluar Jakarta: 2.946.891 unit (naik 20,49% dari 2025)
  • Kendaraan kembali ke Jakarta: 2.561.629 unit
  • Sisa kendaraan belum kembali: 385.262 unit (13,07%)
Baca Juga :  Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Laptop Chromebook oleh Kejagung RI

Data ini menunjukkan bahwa puncak arus balik mulai terlewati, meski pergerakan kendaraan masih cukup tinggi.

Sistem Pengamanan Berjalan Optimal

Selanjutnya, Kapolri meninjau langsung berbagai titik krusial, mulai dari Pos Terpadu, Pos Pengamanan, hingga Pos Siaga Bencana.

Ia juga menyapa pemudik dan membagikan bingkisan sebagai bentuk kepedulian.

Kapolri menegaskan seluruh skema pengaturan telah berjalan efektif, termasuk:

  • Delaying system untuk mengurai kepadatan
  • Buffer zone untuk penampungan kendaraan
  • Pengaturan tiket dan antrean pelabuhan

Berkat strategi tersebut, kondisi di Pelabuhan Bakauheni tetap berada dalam kategori normal atau hijau.

Namun demikian, Kapolri mengingatkan potensi lonjakan arus balik dari Pelabuhan Ketapang.

Saat ini, sekitar 51% pemudik dari wilayah tersebut belum kembali, sehingga berpotensi memicu kepadatan lanjutan.

Baca Juga :  Dispora DKI Jakarta Gelar Lomba Karya Ilmiah Pemuda 2025, Perkuat Ekosistem Penelitian

Oleh karena itu, Polri bersama stakeholder akan terus memperkuat pengamanan dan rekayasa lalu lintas di berbagai titik strategis.

Imbauan Keselamatan untuk Pemudik

Kapolri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik:

  • Pastikan kondisi kendaraan prima
  • Manfaatkan rest area untuk beristirahat
  • Patuhi arahan petugas di lapangan
  • Gunakan tiket resmi saat menyeberang
  • Apresiasi untuk Petugas dan Masyarakat

Di akhir kunjungan, Kapolri mengapresiasi seluruh personel gabungan yang telah bekerja keras menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan dan mengikuti skema rekayasa lalu lintas.

Dengan pengelolaan yang terukur dan kolaborasi lintas instansi, Polri optimistis arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali hingga seluruh pemudik tiba di rumah masing-masing. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya
Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab
Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September
Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung
Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa
Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi
Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha
BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Awan Tak Muncul, Pemprov DKI Tunda Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:25 WIB