Keamanan JPO Diperketat, Pemprov DKI Pasang CCTV di Titik Rawan

Rabu, 15 April 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bergerak cepat merespons maraknya pencurian besi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Ia langsung memerintahkan pemasangan CCTV di seluruh JPO di Jakarta.

Langkah ini menjadi prioritas. Pemerintah Provinsi DKI menargetkan sistem pengawasan aktif untuk menekan aksi kriminal yang meresahkan warga.

“Sekarang hampir semua JPO sudah saya minta mulai dipasangi CCTV,” tegas Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

Selanjutnya, ia tidak main-main. Pramono meminta aparat penegak hukum bertindak tegas jika masih ada pelaku yang nekat mencuri besi JPO.

Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar pencurian biasa. Tindakan itu sudah mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna.

“Kalau masih ada yang mencuri besi JPO, saya dorong diambil tindakan tegas kepada siapa pun itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI akan melakukan pembenahan keamanan secara bertahap. Pemasangan CCTV diharapkan mampu mempercepat deteksi sekaligus mempermudah penangkapan pelaku.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Hias Jakarta Sambut Ramadan 1447 H, Lebih Meriah

Dengan sistem pengawasan yang lebih ketat, pemerintah optimistis angka pencurian bisa ditekan secara signifikan.

“Jakarta kita benahi pelan-pelan. Mudah-mudahan pelaku bisa segera kita tangkap,” kata Pramono.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov DKI serius menjaga fasilitas publik. Ke depan, pengamanan infrastruktur seperti JPO akan terus diperkuat demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat
Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok
Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?
Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang
Operasi Besar-besaran di Jakarta, 600 Petugas Buru Parkir dan Jukir Liar
E3 dan Ukraina Sepakat Genjot Senjata Lawan Rudal Hipersonik
Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi
Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:26 WIB

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Juni 2026 - 16:21 WIB

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:02 WIB

Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?

Senin, 8 Juni 2026 - 14:51 WIB

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Juni 2026 - 14:12 WIB

Operasi Besar-besaran di Jakarta, 600 Petugas Buru Parkir dan Jukir Liar

Berita Terbaru

Ujian kedaulatan di Kaukasus. Rakyat Armenia memberikan suara dalam pemilu parlemen untuk menentukan arah masa depan geopolitik negara mereka antara Barat dan Rusia. Dok: AP Photo/Anthony Pizzoferrato)

INTERNASIONAL

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Jun 2026 - 17:26 WIB

Ketegangan baru di Selat Taiwan. Penjaga pantai Taiwan mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok yang menerobos wilayah perairan selatan mereka setelah aksi saling lempar peringatan keras. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Jun 2026 - 16:21 WIB

Sikap tegas Tehran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan aset negaranya bukan barang rampasan perang AS untuk membiayai ganti rugi sekutu Teluk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Jun 2026 - 14:51 WIB