Kerusakan Lingkungan Perparah Banjir Bandang di Sumatera, Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seskab Teddy Indra Wijaya. (Posnews/Ist)

Seskab Teddy Indra Wijaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera membuka tabir bahwa pemalakan hutan besar-besaran sudah lama terjadi. Dan menjadi perhatian serius pemerintah.

Pemerintah akhirnya buka suara soal biang kerok banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan, cuaca ekstrem bukan satu-satunya penyebabβ€”kerusakan lingkungan ikut memperparah bencana besar ini.

Teddy menilai, selain curah hujan brutal, kondisi lingkungan yang rusak membuat daya rusak banjir semakin dahsyat. Karena itu, pemerintah bergerak cepat menelusuri penyebabnya sambil tetap memprioritaskan evakuasi korban.

β€œSeiring dengan evakuasi dan penanganan korban sebagai fokus utama pemerintah, faktor penyebab bencana juga menjadi perhatian serius. Selain cuaca ekstrem, ada kerusakan lingkungan yang memperparah bencana dan ini terus ditelusuri,” tegas Teddy dalam konferensi pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga :  Turap Setu Lampiri Jebol, Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bogor - 259 Jiwa Terdampak

Menurutnya, pemerintah kini melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh, mulai dari tata kelola kawasan hutan hingga aktivitas ilegal yang diduga memicu bencana.

Satgas PKH Turun Gunung

Sebelumnya, Menko PMK Pratikno membenarkan bahwa pemerintah telah menurunkan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk mengusut kemunculan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di tiga provinsi.

β€œSatgas PKH sudah turun menelusuri dugaan gelondongan kayu yang ikut hanyut saat banjir,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga menggunakan citra satelit untuk memastikan dari mana gelondongan tersebut berasal.

β€œPemerintah terus menelusuri pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran melalui analisis citra satelit,” tegas Pratikno.

Baca Juga :  Angin Kencang dan Banjir Terjang Tangsel, BNPB: 40 Rumah Rusak dan 180 KK Terdampak

Kayu Gelondongan Terbawa Arus, Isu Pembalakan Ilegal Menguat

Isu pembalakan liar makin mencuat setelah video banjir bandang memperlihatkan deretan kayu gelondongan melaju di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga.

Fenomena serupa juga muncul di Pantai Air Tawar, Padang, ketika kayu-kayu besar tersapu hingga ke bibir pantai pada Sabtu (29/11/2025).

Temuan ini membuat Satgas PKH melakukan pengecekan intensif di sejumlah titik rawan. Penelusuran menyasar area hutan yang diduga menjadi lokasi praktik pembalakan liar yang memperparah dampak bencana.

Dengan serangkaian langkah investigasi ini, pemerintah menegaskan komitmennya mengungkap siapa pun oknum yang berani merusak hutan hingga memperparah bencana. β€œTidak ada yang kebal. Semua yang terlibat pasti ditindak tegas,” ujar Teddy. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan
Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI
Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan
Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:01 WIB

Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Berita Terbaru

Solusi gaming 1080p hemat energi. AMD merilis GPU Radeon RX 9050 berarsitektur RDNA yang hanya mengonsumsi daya 92 Watt. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

AMD Resmi Meluncurkan Kartu Grafis Radeon RX 9050

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Bencana dahsyat di barat daya Jepang. Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, merenggut 14 nyawa warga dan memicu ledakan di pusat perbelanjaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:30 WIB

Bocoran unik gawai Microsoft. Seorang pengguna internet mengaku menemukan dan menguji prototipe Surface Laptop Ultra bertenaga APU NVIDIA RTX Spark N1X. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Netizen Temukan Prototipe Surface Laptop Ultra di Pinggir Jalan

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:16 WIB