JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketua DPP Aliansi Masyarakat Garut Indonesia (ALMAGARI) sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fauzan Sukaresmi, Garut, KH Aceng Mujib, menyerukan penguatan spirit kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik nasional yang kian dinamis.
Ia menegaskan persatuan dalam keberagaman menjadi fondasi utama keutuhan Indonesia.
Menurut KH Aceng Mujib, keberagaman bukan sumber konflik, melainkan aset bangsa yang wajib dirawat bersama.
“Keberagaman bukan beban, tetapi kekuatan. Dari perbedaan, bangsa ini belajar bersatu dan saling menguatkan,” tegasnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (14/12/2025)..
Selanjutnya, KH Aceng menekankan peran strategis pesantren dalam menanamkan nilai kebangsaan.
Di Pesantren Al-Fauzan, pihaknya aktif mengajarkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI sebagai bagian dari pendidikan karakter santri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, ia menilai upaya menangkal radikalisme dan intoleransi harus dimulai dari pembentukan sikap inklusif, bukan sekadar regulasi.
“Nilai agama harus memperkuat rasa saling menghormati dan hidup berdampingan, bukan menjauhkan dari kehidupan sosial,” ujarnya.
Di sisi lain, KH Aceng mendorong sinergi tokoh agama dan Polri untuk menjaga stabilitas dan ketahanan sosial.
Menurutnya, pesantren dan Polri memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga ketertiban dan menangkal provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Polri yang dinilai konsisten menjaga keamanan dan keutuhan nasional.
Pernyataan ini menegaskan ALMAGARI sebagai organisasi kemasyarakatan yang aktif mendorong toleransi, perdamaian, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. (red)





















