KKB Sadis di Asmat, Warga Sipil Ditembak Rumah Dibakar Rata Tanah

Selasa, 23 September 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga di Asmat Papua Selatan hangus terbakar usai diserang KKB Yahukimo. Dok: Polri

Rumah warga di Asmat Papua Selatan hangus terbakar usai diserang KKB Yahukimo. Dok: Polri

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aksi biadab kembali dipertontonkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.

Dengan dingin, mereka menembak mati warga sipil bernama Indra Guru Wardana di Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/9/2025).

Tak berhenti di situ, setelah memuntahkan peluru, gerombolan bersenjata ini langsung membakar rumah korban hingga rata dengan tanah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, membenarkan insiden berdarah tersebut. Ia menegaskan, akses menuju lokasi memang sulit ditempuh sehingga pendataan korban masih terus berjalan.

Baca Juga :  Polri Gandeng Singapore Police Bongkar Jaringan Perdagangan Bayi Lintas Negara di Jabar

“TKP jauh dari Polsek Suator, sinyal komunikasi juga minim. Namun, tim kami tetap bergerak untuk mengumpulkan keterangan lengkap,” ujar Brigjen Faizal dikutip, Selasa (23/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KKB Yahukimo kembali berulah di Asmat, Papua Selatan
KKB Yahukimo kembali berulah di Asmat, Papua Selatan bakar rumah warga.

Pelaku Gunakan Senjata Panjang

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut penyerangan dilakukan sekitar enam orang anggota KKB. Salah satu pelaku bahkan menenteng senjata api panjang dengan teleskop.

Baca Juga :  Remaja MR Bunuh Bocah Tetangga di Cilincing, Menteri PPPA Turun Tangan

“Pelaku jelas terlatih. Mereka menyerang kilat, lalu membakar rumah korban untuk hapus jejak,” ungkap Kombes Adarma.

Hingga kini, Satgas Damai Cartenz masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Polri menegaskan, negara tidak akan tunduk pada aksi brutal KKB.

“Keselamatan masyarakat prioritas utama. Negara tidak boleh kalah dari kelompok kriminal bersenjata,” tegas Brigjen Faizal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026
Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?
Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow
Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:10 WIB

Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:55 WIB

Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Berita Terbaru