KKB Serang Tambang Emas Yahukimo, 2 Pendulang Tewas, 4 Selamat

Senin, 29 September 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, KKB. Dok: Istimewa

Ilustrasi, KKB. Dok: Istimewa

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Serangan biadab kembali dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di lokasi tambang emas ilegal Bingki, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Empat orang pendulang emas berhasil selamat usai bersembunyi di hutan, sementara dua rekannya tewas ditembak kelompok separatis bersenjata itu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa aparat gabungan TNI-Polri langsung bergerak cepat mengevakuasi para korban.

β€œEmpat pendulang selamat setelah lari dan sembunyi di hutan Bingki. Namun dua orang pendulang tewas dibantai KKB,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Korban Selamat dan Evakuasi

Baca Juga :  Hujan Lebat Ancam Jabodetabek, BMKG Warning Petir dan Angin Kencang Sabtu Ini

Empat pendulang emas yang berhasil lolos maut yakni Berty, Bakri Laode, Febri, dan Tarim Baroba.

Usai dievakuasi, mereka langsung diamankan ke Mapolres Yahukimo di Dekai untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan keterangan terkait kronologi serangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Sadis Berulang

Serangan KKB ini bukan kali pertama. Sebelumnya, kelompok yang diduga kuat dikendalikan Elkius Kobak juga membantai lima warga sipil di Distrik Seradala, Yahukimo.

Rentetan aksi berdarah terjadi sejak Minggu (20/9/2025) malam hingga Senin (21/9/2025) pagi.

Minggu (21/9) malam, pukul 19.00 WIT: Dua pekerja ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Poros Kampung Bingki, Distrik Seradala.

Baca Juga :  Kompolnas Awasi Ketat Penerapan KUHP dan KUHAP Baru, Soroti Pasal Unjuk Rasa

Senin (22/9) pagi, pukul 08.00 WIT: KKB kembali menyerang Camp Kali Kulum dengan panah dan senjata api, mengakibatkan tiga pekerja tambang meregang nyawa.

Banyak penambang sebenarnya berencana kabur ke Dekai untuk menyelamatkan diri. Namun, cuaca buruk dan akses berbahaya membuat mereka tertahan di lokasi hingga menjadi sasaran KKB.

Aksi brutal ini semakin menegaskan bahwa KKB tidak segan menargetkan warga sipil demi menebar teror di Papua. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam
Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:55 WIB

Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:29 WIB

Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru

Berita Terbaru

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB