KPK Periksa Mantan Kajari Bekasi, Kasus Dugaan Korupsi Ade Kuswara Makin Panas

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeber penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

Kali ini, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman (ES), dipanggil sebagai saksi kunci.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan pemeriksaan terhadap Eddy Sumarman dijadwalkan berlangsung Jumat (9/1/2026) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, hari ini, Jumat (9/1), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi atas nama ES selaku mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi,” ujar Budi kepada wartawan.

Tak hanya Eddy Sumarman, KPK juga memanggil dua pejabat aktif Kejari Kabupaten Bekasi.

Mereka adalah Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) berinisial RTM dan Kepala Subseksi Penuntutan, Eksekusi, dan Eksaminasi berinisial RZP.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Bekasi Tangkap 7 WNA Modus Investasi Fiktif, Ancaman Hukuman 5 Tahun

Lebih lanjut, Budi menegaskan, keterangan para saksi sangat dibutuhkan untuk memperkuat berkas perkara.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Ade Kuswara Kunang (ADK), HMK, dan SRJ.

“Para saksi diperiksa untuk mendalami perkara di Bekasi ini, di mana KPK telah menetapkan tiga tersangka,” tegas Budi.

Berdasarkan penelusuran, RTM diketahui bernama Ronald Thomas Mendrofa, sedangkan RZP adalah Rizky Putradinata.

Operasi Tangkap Tangan KPK

Kasus besar ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, sepuluh orang diamankan dari sejumlah lokasi.

Sehari berselang, 19 Desember 2025, KPK membawa delapan orang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu Jelang Tahun Baru, Kampung Bahari Jadi Target

Dua di antaranya adalah Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Masih pada rangkaian OTT tersebut, penyidik KPK menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga kuat terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Kemudian, pada 20 Desember 2025, KPK resmi menetapkan Ade Kuswara Kunang, HM Kunang—yang juga menjabat Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan—serta pihak swasta Sarjan (SRJ) sebagai tersangka.

Dalam konstruksi perkara, Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sementara Sarjan berperan sebagai pemberi suap.

Di sisi lain, Jaksa Agung mengambil langkah tegas. Pada 24 Desember 2025, Eddy Sumarman resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, seiring bergulirnya kasus yang menyedot perhatian publik.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap
Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan
Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Selasa, 3 November 2026 - 18:10 WIB

264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah

Selasa, 3 November 2026 - 16:25 WIB

Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump membahas potensi kesepakatan perdagangan menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:21 WIB