KSPI Gelar Aksi Besar Besok Tolak UMP Jakarta dan UMSK Jabar – Ribuan Buruh Turun ke Istana

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memastikan akan menggelar aksi besar-besaran selama dua hari, yakni 29–30 Desember 2025, di depan Istana Merdeka.

Aksi ini menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) UMSK Jawa Barat yang dinilai tidak sesuai kebutuhan hidup layak.

KSPI menyebut buruh akan turun ke jalan secara serentak dengan titik aksi di Istana Negara dan DPR RI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi digelar dua hari berturut-turut pada 29 dan 30 Desember 2025,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga :  Sopir Ditikam KKB di Halaman Gereja Yahukimo, Peresmian Ditunda

KSPI menargetkan ribuan buruh dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten ikut aksi. Pada 29 Desember, sekitar 1.000 buruh akan berdemonstrasi di Istana Negara, dengan titik kumpul Patung Kuda pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, pada 30 Desember, jumlah massa diperkirakan melonjak hingga 10.000 buruh di lokasi yang sama.

Aksi hari kedua juga akan diwarnai konvoi motor, dengan sekitar 20.000 motor dari Jawa Barat bergerak menuju Jakarta melalui jalur Pantura dan Puncak.

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta menetapkan UMP 2026 sebesar Rp5,73 juta per bulan. Namun, KSPI menilai angka tersebut belum mencukupi kebutuhan hidup pekerja.

Baca Juga :  Viral di X, Polisi Selidiki Dugaan Eksploitasi Seksual Anak oleh WNA Jepang di Jakarta

Karena itu, KSPI mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merevisi UMP menjadi Rp5,89 juta, mengacu pada Survei KHL BPS.

Selain itu, KSPI juga menekan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar merevisi penetapan UMSK 2026.

Pasalnya, Pemprov Jabar hanya menetapkan UMSK di 11 daerah, meski 18 kabupaten/kota telah mengajukan rekomendasi.

KSPI menegaskan aksi buruh akan berlanjut hingga pemerintah memenuhi tuntutan upah yang adil dan layak.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy
Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:08 WIB

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:48 WIB

Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB

Peringatan keamanan di Pasifik. Laporan terbaru Lowy Institute memperingatkan lompatan ancaman militer Tiongkok terhadap Australia lewat taktik siber dan potensi pangkalan militer baru. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:45 WIB