Menteri Keuangan AS Scott Bessent Kunjungi Jepang

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Skandal pajak di Capitol Hill. Menteri Keuangan Scott Bessent menolak menjelaskan status imunitas audit pajak Donald Trump setelah pembatalan dana kompensasi USD 1,776 miliar. Dok: Istimewa.

Skandal pajak di Capitol Hill. Menteri Keuangan Scott Bessent menolak menjelaskan status imunitas audit pajak Donald Trump setelah pembatalan dana kompensasi USD 1,776 miliar. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Amerika Serikat tengah memperkuat koordinasi ekonomi dengan sekutu terdekatnya di Asia Timur. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, akan melakukan perjalanan dinas selama tiga hari ke Jepang mulai Senin (11/5/2026) guna membahas stabilitas pasar global dan tantangan geopolitik terbaru.

Kunjungan ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Pasalnya, misi ini berlangsung hanya beberapa hari sebelum dimulainya KTT dua hari antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Bessent dijadwalkan terbang ke ibu kota China pada Rabu malam setelah menyelesaikan agendanya di Tokyo.

Agenda Padat di Tokyo: Dari PM Takaichi hingga Gubernur BoJ

Selama di Tokyo, Scott Bessent akan menjalani serangkaian pertemuan tingkat tinggi. Pejabat yang mengetahui rencana tersebut menyatakan bahwa Bessent kemungkinan besar akan bertemu dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk menyelaraskan visi politik-ekonomi kedua negara.

Selain itu, Bessent dijadwalkan melakukan pembicaraan mendalam dengan:

  • Satsuki Katayama: Menteri Keuangan Jepang.
  • Kazuo Ueda: Gubernur Bank of Japan (BoJ).
  • Ryohei Akazawa: Menteri Perdagangan dan Industri.
  • Toshimitsu Motegi: Menteri Luar Negeri.

Pertemuan dengan Gubernur Ueda menjadi sorotan utama bagi pelaku pasar. Sebab, pergerakan nilai tukar yen terhadap dolar tetap menjadi isu sensitif bagi stabilitas manufaktur Jepang di tahun 2026 ini.

Mineral Kritis dan Dampak Perang Iran

Sebagai penasihat ekonomi kepercayaan Trump, Bessent membawa mandat untuk membahas isu-isu sensitif terkait China. Secara khusus, ia akan mendiskusikan ketahanan pasokan mineral kritis dan restriksi dagang yang Beijing berlakukan. Mineral tersebut sangat vital bagi industri teknologi tinggi dan pertahanan Amerika Serikat.

Terlebih lagi, situasi perang Iran yang masih berlangsung turut membayangi diskusi ini. Sebelumnya pada pertengahan April, Bessent dan Menkeu Katayama telah bertemu di Washington untuk membahas dampak konflik Timur Tengah terhadap stabilitas energi dan ekonomi global. Oleh karena itu, pertemuan di Tokyo akan menjadi kelanjutan teknis dari kesepakatan-kesepakatan awal yang telah mereka capai.

Baca Juga :  Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rekam Jejak Diplomasi Bessent di Jepang

Ini akan menjadi kunjungan ketiga Scott Bessent ke Negeri Sakura sejak ia menjabat sebagai Menteri Keuangan. Kehadiran rutinnya menunjukkan betapa pentingnya Jepang dalam arsitektur kebijakan luar negeri administrasi Trump.

Bessent pertama kali memimpin delegasi kepresidenan ke World Exposition di Osaka pada Juli tahun lalu. Saat itu, ia mengadakan pembicaraan dengan pendahulu Takaichi, Shigeru Ishiba. Selanjutnya, ia kembali mengunjungi Jepang pada bulan Oktober mendampingi kunjungan resmi Presiden Trump.

Masyarakat internasional kini menanti hasil dari pembicaraan di Tokyo tersebut. Keberhasilan Bessent dalam mengamankan dukungan Jepang akan memberikan posisi tawar yang lebih kuat bagi Presiden Trump saat berhadapan dengan Xi Jinping di Beijing pada 14 Mei mendatang.

Singkatnya, kunjungan Bessent adalah upaya Washington untuk memastikan bahwa rantai pasok global tetap berjalan meskipun tensi geopolitik meningkat. Di tahun 2026 yang penuh gejolak ini, sinergi antara Washington dan Tokyo tetap menjadi jangkar utama bagi stabilitas ekonomi di kawasan Pasifik.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah
Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan
Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Berita Terbaru

Kepolisian Turki menemukan lonceng perdamaian hadiah dari Jepang yang sempat dicuri di Yalova. Simak rincian penangkapan pelaku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Selasa, 27 Okt 2026 - 07:14 WIB