Libur Nataru 2025/2026, Gubernur Dedi Mulyadi Hentikan Angkot Puncak demi Urai Macet

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Dedi Mulyadi menyerahkan domba dan memberi arahan warga sekitar Gunung Ciremai dalam program reboisasi hutan. (Posnews/NET)

Gubernur Dedi Mulyadi menyerahkan domba dan memberi arahan warga sekitar Gunung Ciremai dalam program reboisasi hutan. (Posnews/NET)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah cepat mengurai kemacetan di kawasan wisata Puncak, Bogor, selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Pemprov Jabar menghentikan sementara operasional angkot menuju dan dari Puncak untuk memperlancar arus lalu lintas saat puncak liburan.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Jabar menyiapkan kompensasi bagi pemilik dan sopir angkot yang terdampak. Sebelumnya, kebijakan serupa terbukti efektif saat mudik Idulfitri 2025.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan penghentian angkot kembali diberlakukan demi kepentingan publik.
“Kebijakan ini akan diberlakukan kembali,” ujar Dedi, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Sempat Tantang Petugas dan Ganggu Warga, Pemuda Pesta Miras di Cilincing Minta Maaf

Selanjutnya, Dishub Jabar menetapkan masa penghentian selama empat hari, yakni 24–25 Desember dan 30–31 Desember 2025. Selama periode itu, angkot dilarang melintas di jalur wisata Puncak.

Untuk mengganti pendapatan, Pemprov Jabar memberikan kompensasi Rp200 ribu per orang per hari. Artinya, setiap penerima memperoleh Rp800 ribu selama empat hari.

“Kompensasi kami alokasikan untuk 1.825 orang, termasuk pemilik dan sopir angkot,” jelas Sekretaris Dishub Jabar Diding Abidin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delman dan Becak Ikut Dihentikan

Selain angkot, Pemprov Jabar juga menghentikan sementara operasional delman dan becak di enam daerah, yakni Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Cirebon.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Warning Lonjakan Warga ke Jakarta Saat Nataru 2025–2026

“Totalnya sekitar 1.470 unit,” ujar Diding.

Untuk memastikan efektivitas kebijakan, Dishub Jabar melakukan pengawasan ketat selama Nataru. Petugas memastikan seluruh penerima kompensasi benar-benar berhenti beroperasi.

Sebagai pembanding, kebijakan serupa saat Idulfitri 2025 terbukti meningkatkan kecepatan kendaraan. Jalur Garut–Bandung naik menjadi 20–30 km/jam, sementara Garut–Tasikmalaya meningkat menjadi 30–40 km/jam.

Dengan langkah ini, Pemprov Jabar menargetkan arus lalu lintas Nataru 2025/2026 lebih lancar dan terkendali, khususnya di kawasan wisata Puncak Bogor. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel
Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda
Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk
Tebing Longsor di Bogor, Masjid Nurul Hikmah Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret
Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi
Beasiswa Kemenag 2026: Ustaz dan Ustazah Bisa Kuliah Gratis Secara Online
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Surabaya Berawan Tebal
Pigai Soroti Pernyataan Amien Rais ke Prabowo, Singgung Dugaan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:48 WIB

Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel

Senin, 4 Mei 2026 - 08:45 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda

Senin, 4 Mei 2026 - 07:33 WIB

Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 07:21 WIB

Tebing Longsor di Bogor, Masjid Nurul Hikmah Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret

Senin, 4 Mei 2026 - 07:09 WIB

Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru