Karyawati Toko Emas di Bogor Gasak Perhiasan Rp635 Juta, Polisi Bongkar Modusnya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnewews/iStock)

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnewews/iStock)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID — Aksi penggelapan perhiasan bernilai ratusan juta rupiah di sebuah toko emas kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akhirnya terbongkar.

Polisi menangkap dua perempuan berinisial J dan T, yang diduga menguras stok perhiasan tempat mereka bekerja hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp635.666.900.

Kedua tersangka ditangkap setelah pemilik toko, Y, melaporkan hilangnya berbagai jenis perhiasan kepada Polsek Gunung Putri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan itu memicu penyelidikan intensif yang kemudian mengungkap dugaan penggelapan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Manipulasi Penjualan dan Ambil Perhiasan Diam-Diam

Kapolsek Gunung Putri Kompol Hillal Adi Himawan mengatakan hasil penyelidikan menunjukkan aksi tersebut dilakukan sejak Mei hingga Juli 2026.

Baca Juga :  Dokter di Dairi Disekap, Pelaku Diduga Pasien yang Pernah Berobat

“Korban melaporkan kehilangan berbagai jenis perhiasan dengan nilai kerugian yang cukup besar,” kata Hillal, Selasa (4/8/2026).

Menurut polisi, tersangka T diduga memanipulasi laporan penjualan sehingga muncul selisih antara stok fisik dan data transaksi. Sementara itu, J diduga mengambil dan menguasai sejumlah perhiasan dari toko.

Keduanya telah lama bekerja di toko tersebut, yakni J selama lima tahun dan T selama enam tahun.

Polisi menduga mereka memanfaatkan kepercayaan pemilik toko dan akses terhadap barang dagangan untuk menjalankan aksinya.

Dijual ke Bogor, Jakarta, dan Bekasi

Setelah menguasai perhiasan, kedua tersangka diduga menjualnya ke berbagai wilayah, termasuk Bogor, Jakarta, dan Bekasi.

Uang hasil penjualan kemudian dibagi dua dan digunakan untuk membeli berbagai barang.

Kasus ini mulai terungkap pada 1 Agustus 2026 ketika seorang rekan kerja mencurigai gerak-gerik salah satu pelaku.

Baca Juga :  Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan logam mulia seberat 0,1 gram serta sejumlah perhiasan di dalam tas salah satu tersangka.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pemilik toko dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Barang Bukti Disita, Tersangka Terancam 5 Tahun Penjara

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita berbagai barang bukti, antara lain perhiasan, logam mulia, jam tangan, tablet, serta barang-barang lain yang diduga dibeli dari hasil penjualan perhiasan yang digelapkan.

Akibat perbuatan kedua tersangka, korban mengalami kerugian sekitar Rp635,6 juta.

Saat ini J dan T telah ditahan di Polsek Gunung Putri dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 488 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Meninggal Dunia
Tragedi Komariyah di Indramayu, Berawal dari Memperbaiki Penangkal Petir
8 Personel di Helikopter Mi-17V5, Satu Tewas Saat Misi Padamkan Karhutla
Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang
Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:33 WIB

Maulid Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 5 November 2026 - 05:42 WIB

Tragedi Komariyah di Indramayu, Berawal dari Memperbaiki Penangkal Petir

Rabu, 4 November 2026 - 17:38 WIB

8 Personel di Helikopter Mi-17V5, Satu Tewas Saat Misi Padamkan Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 07:52 WIB

Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang

Selasa, 3 November 2026 - 19:53 WIB

Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan menggunakan helikopter water bombing.

NASIONAL

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:04 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Posnews/Gerindra)

NASIONAL

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:55 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan membahas pengamanan hakim dan pengadilan. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:44 WIB

PP Polri mendukung Kapolri Suyudi menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit dan dua pejabat Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:13 WIB