Longsor Tutup Total Jalur Tulungagung–Trenggalek, Distribusi Susu Ikut Macet

Sabtu, 1 November 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor besar menutup total jalur utama Tulungagung–Trenggalek di Pagerwojo, Tulungagung, Jawa Timur. (Ist)

Longsor besar menutup total jalur utama Tulungagung–Trenggalek di Pagerwojo, Tulungagung, Jawa Timur. (Ist)

TULUNGAGUNG, POSNEWS.CO.ID — Hujan terus menerus yang mengguyur wilayah Jawa Timur membuat beberapa wilayh di landa bencana. Bahkan di jalur utama TulungagungTrenggalek lumpuh total akibat longsor.

Longsor sepanjang 100 meter tersebut menerjang kawasan Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Jumat sore (31/10/2025) pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material tanah dan batu setebal 50–80 cm menimbun badan jalan dan memaksa kendaraan berhenti total. Lokasi kejadian tepat di sekitar SDN 2 Kradinan, yang sehari sebelumnya juga sempat longsor.

Baca Juga :  Trump Sebut Terorisme, Walikota Sebut Sampah

Cuaca ekstrem dengan hujan deras sepekan terakhir menjadi faktor lereng perbukitan rapuh hingga akhirnya longsor susulan kembali menerjang.

Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudi Setiawan membenarkan kejadian tersebut.

Ini longsor susulan. Kemarin hanya sebagian jalan, sudah dibersihkan, tapi sore ini longsornya lebih besar dan menutup total jalan,” tegasnya.

Tim gabungan BPBD, TNI-Polri, dan relawan langsung turun tangan. Kendaraan roda dua sudah bisa melintas perlahan, namun mobil masih terjebak dan belum bisa lewat hingga malam hari.

Operator alat berat juga siaga menunggu cuaca membaik agar pembersihan bisa dilanjutkan nonstop.

Baca Juga :  Pria Ditutupi Kardus di Bekasi Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 3 Pelaku Satu Buron

Lebih parah lagi, jalur ini merupakan rute vital distribusi susu peternak Pagerwojo. Akibat longsor, pasokan susu sempat tertahan dan dikhawatirkan merugikan peternak.

Untuk sementara, kendaraan dialihkan ke jalur alternatif, tetapi medannya sempit dan rawan licin. Polisi mengimbau warga tidak memaksa melintas terutama saat hujan deras turun.

Warga diminta siaga karena hujan diprediksi masih mengguyur beberapa hari ke depan. Aparat terus memantau lereng guna mengantisipasi longsor susulan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB