Macan Tutul Diduga Lepas dari Lembang Park and Zoo, Polisi Turunkan Unit K9

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan unit K9 berjaga di Lembang Park and Zoo setelah kabar macan tutul lepas viral di media sosial. (Ilustrasi)

Polisi dan unit K9 berjaga di Lembang Park and Zoo setelah kabar macan tutul lepas viral di media sosial. (Ilustrasi)

BANDUNG – Seekor macan tutul diduga lepas dari Lembang Park and Zoo, Jalan Kolonel Masturi, Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat. Kabar ini viral di media sosial dan pesan berantai WhatsApp sehingga membuat warga sekitar resah.

Pesan berantai itu berisi peringatan agar orang tua berhati-hati karena ada macan tutul yang lepas dari kandangnya dan berkeliaran di sekitar kawasan wisata.

Baca Juga :  Aliansi Jepang-AS Runtuh Jika Tokyo Diam Saat Krisis Taiwan

Pantauan di lokasi, Kamis (28/8/2025), Lembang Park and Zoo tampak sepi. Pintu gerbang ditutup, sementara aparat kepolisian dan TNI berjaga di area tersebut. Bahkan, beberapa mobil K9 terlihat memasuki lokasi.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, menegaskan pihaknya masih memverifikasi kebenaran informasi soal macan tutul yang lepas.

“Informasi ini berasal dari media sosial. Kami sedang memastikan kebenarannya dan sudah mengirim unit K9 ke lokasi,” kata Niko.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Hoegeng dan Ben Mboi

Menurut Niko, laporan awal menyebutkan titik lokasi berada di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Namun, ia mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap tenang.

“Kami akan menurunkan beberapa satuan untuk penangkapan jika informasi tersebut benar. Tentunya setiap perkembangan akan kami sampaikan,” ujarnya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB