Main Api di Stamford Bridge: Maresca Tantang Pemecatan Demi Kursi Man City?

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Drama baru di Chelsea! Maresca seolah minta dipecat dengan komentar pedasnya. Rumor pengganti Guardiola di Man City makin kencang. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Drama baru di Chelsea! Maresca seolah minta dipecat dengan komentar pedasnya. Rumor pengganti Guardiola di Man City makin kencang. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Awan mendung menyelimuti Stamford Bridge. Pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, tampak sedang memainkan strategi berisiko tinggi. Bahkan, banyak pihak menilai tingkah lakunya belakangan ini seolah-olah ia sengaja menantang pemecatan.

Pemicu utamanya adalah komentar pedas Maresca usai kemenangan membosankan melawan Everton, Sabtu lalu. Secara mengejutkan, ia mengeluh kurang mendapatkan dukungan dari klub.

Lantas, ia menyebut 48 jam sebelum laga tersebut sebagai momen terburuknya sejak bergabung. Pernyataan ini meledak bak granat di ruang rapat direksi. Anehnya, Maresca menolak meredakan situasi dan justru membiarkan spekulasi liar berkembang.

Rumor Man City dan Koneksi Mendes

Keberanian Maresca ini menimbulkan tanda tanya besar. Jawabannya mungkin tersimpan di Manchester. Rumor kencang berhembus bahwa Manchester City membidik Maresca sebagai calon kuat pengganti Pep Guardiola musim panas mendatang.

Waktunya sangat mencurigakan. Faktanya, agen baru Maresca, Jorge Mendes, menjalin hubungan dekat dengan Direktur Olahraga City, Hugo Viana.

Baca Juga :  Generasi AI: Ketika Skripsi dan Kreativitas Diserahkan pada ChatGPT

Oleh karena itu, spekulasi pun merebak liar. Maresca diduga menggunakan ketertarikan City sebagai senjata tawar. Ia ingin menuntut kekuasaan lebih besar di Chelsea. Padahal, struktur Chelsea saat ini tidak menyisakan ruang bagi manajer untuk mendikte kebijakan transfer klub.

Cari Muka di Depan Fans

Di sisi lain, Maresca bermanuver mencari simpati suporter. Saat Chelsea menang lawan Cardiff di Carabao Cup, ia menepuk lencana di dadanya tepat saat fans menyanyikan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dinilai sebagai strategi PR (Public Relations) yang cerdik. Pasalnya, banyak fans Chelsea masih menaruh curiga pada direktur olahraga Laurence Stewart dan Paul Winstanley, serta pemilik klub Todd Boehly.

Namun, manajemen Chelsea tidak menyukai drama ini. Mereka merasa Maresca menggunakan momentum kesuksesan enam bulan terakhir untuk bertingkah. “Dia memainkan permainan yang berbahaya,” ujar seorang sumber internal klub.

Baca Juga :  Emas Bersejarah Matt Weston: Inggris Raya Puncaki Klasemen

Masa Depan di Ujung Tanduk

Manajemen Chelsea sejatinya mendambakan stabilitas, bukan drama tak berkesudahan. Tim rekrutmen mereka telah bekerja keras membangun skuad muda dengan kontrak jangka panjang.

Akan tetapi, sikap Maresca dinilai sangat provokatif. Saat wartawan bertanya apakah ada masalah yang perlu ia bahas dengan dewan direksi, ia menjawab dingin. “Itu pertanyaan untuk mereka, bukan untuk saya,” katanya.

Janji Maresca untuk bertahan musim depan kini terdengar meragukan. Meskipun kontraknya berlaku hingga 2029, posisi Maresca akan ditinjau ulang pada akhir musim.

Jika suasana ruang ganti berubah menjadi racun (toxic) dan performa tim terganggu, Chelsea mungkin terpaksa mengambil keputusan tegas. Maresca harus berhati-hati. Ingatlah, bisnis sepak bola sangat kejam, dan tidak ada jaminan kursi di Manchester City benar-benar tersedia untuknya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari
Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis
Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan
Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah
Zelenskyy Tuntut Jaminan Keamanan 20 Tahun dan Tolak Konsesi Wilayah
25 Anggota Parlemen dan Pemimpin Serikat Desak Starmer Akhiri Agenda
Kejutan FA Cup: Newcastle Singkirkan Villa, Mansfield Permalukan Burnley
Bukti Baru Pembunuhan Navalny: Lima Negara Ungkap Penggunaan Racun Katak Panah oleh Rusia

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:19 WIB

Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:10 WIB

Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:00 WIB

Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:01 WIB

Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:52 WIB

Zelenskyy Tuntut Jaminan Keamanan 20 Tahun dan Tolak Konsesi Wilayah

Berita Terbaru

Rekonsiliasi di Munich. Menlu Tiongkok Wang Yi dan Menlu Kanada Anita Anand menyepakati arah baru hubungan bilateral melalui kemitraan strategis yang lebih dalam dan kebijakan bebas visa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Feb 2026 - 16:10 WIB

BNavigasi hubungan dua raksasa. Menlu Tiongkok Wang Yi menegaskan bahwa meskipun sejarah penuh liku, kerja sama China-AS tetap menjadi pilihan terbaik bagi stabilitas dunia di masa depan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah

Minggu, 15 Feb 2026 - 15:01 WIB