Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertunjukan Malam Merdeka HUT ke-81 RI di kawasan Monas dan Bundaran HI Jakarta dengan pesan Pray for NTT.

Pertunjukan Malam Merdeka HUT ke-81 RI di kawasan Monas dan Bundaran HI Jakarta dengan pesan Pray for NTT.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah tetap menggelar Malam Merdeka HUT ke-81 RI di kawasan Monas hingga Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Namun, suasana perayaan disesuaikan menyusul bencana gempa yang mengguncang sejumlah wilayah, terutama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Utara.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan pemerintah tidak membatalkan seluruh rangkaian acara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pertunjukan tetap berjalan, tetapi pesta kembang api ditunda sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang tengah berduka.

“Agenda yang kita tunda dulu: kembang api. Yang tadinya mestinya di atas Gedung Wisma Nusantara, kita tunda,” ujar Teuku Riefky dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Baca Juga :  Kapolri Sigit: Kemerdekaan Harus Menghadirkan Rasa Aman dan Kesejahteraan

Kembang Api Ditunda, Doa untuk NTT Dihadirkan

Penyesuaian tidak berhenti pada penundaan kembang api. Pemerintah juga memasukkan pesan kemanusiaan dalam pertunjukan yang tetap digelar.

Video mapping di Monas dan pertunjukan 1.500 drone di kawasan Bundaran HI akan membawa pesan “Pray for NTT”.

Menurut Teuku Riefky, pesan tersebut menjadi simbol kepedulian bangsa kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak gempa.

“Di video mapping di Monas maupun drone juga ada tampilan ‘Pray for NTT’. Itu juga bagian untuk menyampaikan situasi batin kita,” tuturnya.

Perayaan Kemerdekaan dengan Rasa Peduli

Pemerintah ingin masyarakat tetap menikmati momentum kemerdekaan. Namun, kemeriahan tidak boleh menghilangkan rasa prihatin terhadap korban bencana.

Karena itu, sejumlah atraksi kreatif tetap berlangsung dengan membawa pesan persatuan dan solidaritas.

Baca Juga :  Dua SMK IDN Boarding School di Bogor Ilegal, Satu Berizin Tapi Cacat Hukum

Pemerintah juga membuka peluang menggalang bantuan lintas kementerian untuk membantu masyarakat terdampak.

“Biasanya juga lintas kementerian akan memberikan bantuan, seperti yang kita lakukan untuk Aceh, Sumut, Sumbar,” kata Teuku Riefky.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Kegembiraan tetap hadir, tetapi duka saudara sebangsa tidak dilupakan.

Malam Merdeka Jadi Momentum Solidaritas

Malam Merdeka tahun ini akhirnya tidak sekadar menghadirkan cahaya dan hiburan. Pemerintah menjadikan panggung perayaan sebagai ruang untuk menyampaikan pesan kemanusiaan.

Ketika sebagian masyarakat Indonesia sedang berduka, semangat kemerdekaan justru menemukan maknanya melalui empati, doa, gotong royong, dan kepedulian.

Merah Putih tetap berkibar, tetapi hati bangsa juga tertuju kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Heboh! Ribuan Warga Serbu Panjat Pinang di Atas Sungai Kalimalang
Gotong Royong di Hari Kemerdekaan, Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk ke NTT
Kapolri Sigit: Kemerdekaan Harus Menghadirkan Rasa Aman dan Kesejahteraan
Tiga Menit untuk Indonesia, Masyarakat Diminta Hening Saat Detik Proklamasi
Mau Rayakan HUT RI di Monas? Ini 21 Lokasi Parkir yang Disiapkan
HUT ke-81 RI: 1.500 Drone hingga Kembang Api Siap Gemerlapkan Jakarta
TNI-Polri Kerahkan 13.859 Personel Amankan HUT RI

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Heboh! Ribuan Warga Serbu Panjat Pinang di Atas Sungai Kalimalang

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Gotong Royong di Hari Kemerdekaan, Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk ke NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kapolri Sigit: Kemerdekaan Harus Menghadirkan Rasa Aman dan Kesejahteraan

Berita Terbaru

BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 luka akibat gempa M 7 di NTT. Basarnas tetap siaga, sementara dua rumah sakit lapangan dikirim.

DAERAH

Gempa NTT Terkini: 68 Warga Meninggal, 213 Orang Luka

Senin, 17 Agu 2026 - 17:30 WIB

Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas. (Posnews/Kemenkum)

NASIONAL

Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Senin, 17 Agu 2026 - 16:30 WIB