Klub Eksklusif Para Negara

Selasa, 28 Oktober 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Melampaui determinisme anarki. Alexander Wendt menantang pakem Realisme dengan membuktikan bahwa identitas dan interaksi sosial menentukan apakah dunia akan penuh perang atau perdamaian di tahun 2026. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Melampaui determinisme anarki. Alexander Wendt menantang pakem Realisme dengan membuktikan bahwa identitas dan interaksi sosial menentukan apakah dunia akan penuh perang atau perdamaian di tahun 2026. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Para penganut Teori Realisme mengatakan dunia ini anarki; tidak ada polisi global dan negara saling curiga. Di sisi lain, kaum Liberalis menunjuk pada kerja sama ekonomi dan institusi. Namun, ada sebuah teka-teki: Jika dunia ini benar-benar anarki, mengapa hampir semua negara, bahkan yang sedang bermusuhan, memiliki “aturan main” yang sama?

Sebuah negara memilih mengirim duta besar, bukan mata-mata. Negara-negara juga menaati hukum laut internasional. Bahkan dalam perang yang brutal, mengapa masih ada etika diplomatik dan hukum kemanusiaan? Teori Mazhab Inggris (English School) menawarkan jawaban unik untuk fenomena ini.

Masyarakat Internasional

Teori Mazhab Inggris, yang dipelopori oleh pemikir seperti Hedley Bull, mengambil jalan tengah yang menarik. Teori ini setuju dengan Realis bahwa sistem internasional pada dasarnya anarki. Tidak ada pemerintahan dunia.

Namun, tidak seperti Realis, Mazhab Inggris berargumen bahwa negara-negara ini tidak hidup dalam ketakutan murni. Seiring waktu, mereka telah membentuk sebuah “klub” eksklusif yang disebut Masyarakat Internasional (International Society). Klub ini terdiri dari negara-negara berdaulat yang, meskipun memiliki kepentingan berbeda, menyetujui adanya aturan, norma, dan institusi bersama untuk mengatur interaksi mereka.

Aturan Main dalam Anarki

Bukti dari Masyarakat Internasional ini ada di mana-mana. Contoh paling jelas adalah pengakuan timbal balik atas kedaulatan. Negara A setuju untuk tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Negara B, dengan harapan Negara B akan melakukan hal yang sama.

Contoh kuat lainnya adalah hukum perang, seperti Konvensi Jenewa. Konsep ini menunjukkan bahwa bahkan dalam situasi paling ekstrem (perang), “klub” ini masih memiliki aturan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Aturan ini misalnya perlakuan terhadap tawanan perang atau perlindungan warga sipil. Institusi seperti kedutaan besar, hukum diplomatik, dan hukum laut adalah pilar-pilar yang menopang tatanan masyarakat ini.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat 24–26 Oktober 2025

Kesimpulan

Bagi Mazhab Inggris, apa yang kita miliki di dunia ini lebih dari sekadar sistem anarkis (kata Realis) yang penuh curiga, namun juga belum tentu merupakan kerja sama harmonis (kata Liberalis).

Apa yang kita miliki adalah sebuah masyarakat—sebuah klub negara-negara yang teratur, di mana aturan, norma, dan etika sama pentingnya dengan kekuatan militer. Ini adalah dunia anarki, tetapi anarki yang beradab dan memiliki aturan main.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis
Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya
14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis
Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih
Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:21 WIB

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:30 WIB

14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:12 WIB

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB