Mualem Minta Obat untuk Korban Banjir di Aceh, Prabowo Kerahkan Dokter Magang

Senin, 8 Desember 2025 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh Muzakir Manaf melaporkan kebutuhan obat-obatan kepada Presiden Prabowo di Posko Terpadu Bencana Aceh. (Posnews/Ist)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf melaporkan kebutuhan obat-obatan kepada Presiden Prabowo di Posko Terpadu Bencana Aceh. (Posnews/Ist)

ACEH, POSNEWS.CO.ID – Pasca bencana alam, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mendesak pemerintah pusat segera mengirim obat-obatan darurat untuk korban banjir yang masih bertahan di lokasi terdampak.

Ia mengungkap kondisi lapangan makin memprihatinkan karena banyak warga mulai terserang gatal-gatal dan sakit perut akibat air kotor.

Desakan itu ia sampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas di Posko Terpadu Bencana Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam.

“Obat paling urgent, Pak. Warga sudah banyak yang gatal dan sakit perut,” tegas Mualem.

Selain obat, Mualem menyebut warga sangat membutuhkan pakaian bersih, alat ibadah, serta gas LPG 3 kg yang mulai langka di pengungsian.

Baca Juga :  Harga Beras Tetap Stabil! Polri dan Bulog Bagikan Pangan Murah ke Seluruh Indonesia

Rapat berlangsung tegang dan cepat, karena kondisi lapangan masih darurat dan bantuan logistik harus segera didorong ke wilayah terdampak. Seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih serta pimpinan TNI–Polri hadir mendampingi Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo Kerahkan Dokter Magang, Tenaga Medis Aceh Banyak Jadi Korban

Dalam rapat itu, Presiden Prabowo Subianto langsung menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menurunkan dokter internship (magang) ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Langkah ini diambil setelah laporan bahwa banyak tenaga medis di Aceh ikut menjadi korban bencana.

“Dokter di sana banyak yang jadi korban, jadi kita kekurangan, Pak,” lapor Menkes Budi.

Baca Juga :  ABG 14 Tahun Asal Bogor Dibawa Kabur, Dijual ke Pria Hidung Belang di Jakarta dan Bogor

Budi juga meminta bantuan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin untuk mengerahkan 300 dokter TNI–Polri selama tiga bulan agar pelayanan kesehatan tidak lumpuh.

Prabowo kemudian mempertanyakan apakah dokter koas bisa diturunkan.

“Koas boleh diturunkan nggak?”

Budi menegaskan hanya dokter internship yang bisa diterjunkan, namun tetap membutuhkan pendamping.

“Internship boleh, Pak, asalkan ada dokter pendamping.”

Prabowo langsung memerintahkan pengecekan cepat.

“Cek semua dokter internship yang siap turun. Perguruan tinggi kerahkan internnya.”

Dengan perintah itu, pemerintah bergerak kilat memperkuat layanan kesehatan di tiga provinsi yang kini lumpuh diterjang banjir dan longsor. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB