Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Pulogebang Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Pulogebang Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri turun langsung mengecek kesiapan pengamanan di Terminal Terpadu Pulogebang, Sabtu (14/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda memastikan seluruh jajaran Polda Metro Jaya telah menyiapkan skema pengamanan maksimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

Kapolda Metro Jaya menegaskan Polda Metro Jaya telah mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Aparat tidak hanya mengamankan jalur transportasi, tetapi juga menjaga pusat aktivitas publik serta objek vital di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Total ada 1.647 titik pengamanan yang kami siapkan di seluruh wilayah. Mulai dari pusat transportasi, sentra ekonomi hingga objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran,” ujar Asep Edi Suheri kepada wartawan di Terminal Pulogebang.

Ia menjelaskan, Polda Metro Jaya mendirikan 95 pos pengamanan, terdiri dari 68 pospam, 22 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu.

Polisi juga menempatkan 9 pos pantau arus mudik di sepanjang ruas Tol Jakarta–Cikampek untuk memantau pergerakan kendaraan.

Baca Juga :  Jakarta Siaga Bencana, Kapolda Metro Perintahkan Respons Cepat Hadapi Cuaca Ekstrem

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, aparat memperketat pengamanan di 83 kawasan sentra ekonomi serta 11 simpul transportasi utama.

Lokasi itu mencakup 4 terminal, 4 stasiun kereta, 2 bandara, dan 1 pelabuhan yang diprediksi menjadi titik lonjakan penumpang saat Lebaran.

Aparat juga mengamankan 471 kantor bank, 164 kantor Pegadaian, serta 621 objek vital seperti SPBU, instalasi PLN, dan depo Pertamina.

Polisi menyiapkan pengamanan di 13 lokasi malam takbiran serta 133 titik salat Id dan pembagian zakat.

Selain itu, polisi juga mengawasi 37 lokasi ziarah makam guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama libur Lebaran.

Aparat juga memberi perhatian khusus pada kawasan wisata. Sebanyak 68 destinasi wisata akan dipantau selama libur Lebaran, di antaranya Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, serta Taman Mini Indonesia Indah.

Pengawasan juga diperluas hingga kawasan wisata di Bekasi, Depok, dan Kepulauan Seribu yang diprediksi dipadati wisatawan selama libur Lebaran.

Amankan Lebaran 6.812 Personel Gabungan Diterjunkan

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini, aparat menerjunkan 6.812 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Jumlah itu terdiri dari 5.092 personel Polri, 416 TNI Kodam Jaya, 1.088 personel pemda dan instansi terkait, serta 216 unsur masyarakat. Polisi juga menyiagakan 57 ambulans dan 84 rumah sakit rujukan di wilayah Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Turun Tangan, Usut Tuntas Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing

Langkah ini dilakukan agar petugas dapat memberikan penanganan medis secara cepat jika terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat selama arus mudik.

Selain itu, polisi juga mengantisipasi potensi bencana musiman dengan menyiagakan 523 personel penanganan banjir di sejumlah titik rawan genangan.

Sementara itu, petugas juga menyiapkan 148 unit mobil pemadam kebakaran guna mendukung penanggulangan kebakaran selama periode mudik dan libur Lebaran.

Kapolda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan mudik. Ia meminta para pemudik memanfaatkan rest area jika merasa lelah agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi call center 110 yang aktif selama 24 jam,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap kendaraan selama arus mudik. Kebijakan tersebut berlaku mulai 18 hingga 25 Maret 2026 untuk memperlancar mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung merayakan Idul Fitri. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik
Strategi Tanpa Arah: Membedah Kekacauan Politik di Balik Serangan Militer AS ke Iran
Klaim Kemenangan Mutlak AS: Pete Hegseth Sebut Militer Iran Lumpuh Total di Hari ke-13
Guncangan Global di Afrika: Menlu Afsel Peringatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi
Jaringan Pemasok Senjata ke KKB Yalimo–Yahukimo Dibongkar Polisi, 8 Orang Ditangkap
Trump Tolak Tawaran Putin: AS Pertimbangkan Operasi Militer Rebut Uranium Iran
Arus Mudik Lebaran 2026 Dipantau Ketat, Wakapolri Tinjau Command Center KM 29
Sentimen Konsumen AS Terjun Bebas: Dampak Perang Iran Mulai Cekik Ekonomi Rumah Tangga

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:53 WIB

Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:54 WIB

Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:48 WIB

Strategi Tanpa Arah: Membedah Kekacauan Politik di Balik Serangan Militer AS ke Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:46 WIB

Klaim Kemenangan Mutlak AS: Pete Hegseth Sebut Militer Iran Lumpuh Total di Hari ke-13

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:38 WIB

Guncangan Global di Afrika: Menlu Afsel Peringatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi

Berita Terbaru