Jakarta Siaga Bencana, Kapolda Metro Perintahkan Respons Cepat Hadapi Cuaca Ekstrem

Rabu, 5 November 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Ist)

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini tentang cuaca ekstrem di Jakarta sehingga warga Ibu Kota diminta siaga darurat.

Karena itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri turun langsung memimpin apel kesiapsiagaan tanggap bencana di Lapangan Presisi, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang kembali menghantam wilayah Jabodetabek.

Asep menegaskan jajarannya wajib bergerak cepat dan tepat saat bencana terjadi. Pesan itu ia sampaikan saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Kedepankan kecepatan dan ketepatan respons mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, trauma healing, hingga percepatan pemulihan dan perbaikan infrastruktur,” tegas Asep di hadapan peserta apel.

Baca Juga :  Daftar 21 Pemain Timnas U-17 di Piala Dunia 2025, 4 Diaspora Siap Tempur di Qatar

Selain itu, Asep memerintahkan seluruh jajaran melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan dengan menggandeng BMKG dan seluruh instansi terkait.

Menurutnya, informasi ancaman bencana harus disampaikan cepat ke publik agar masyarakat siap dan tidak panik. “Pastikan personel dan sarana lengkap, mulai peralatan evakuasi, kendaraan operasional, hingga logistik pendukung,” ujarnya.

Latihan Rutin dan Empati di Lapangan

Tidak berhenti di situ—Asep menekankan pentingnya latihan simulasi penanganan bencana secara rutin sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan tim.

Baca Juga :  Rekonstruksi Mutilasi Mojokerto, Alvi Non Stop 2 Jam Potong Tubuh Korban

Ia juga mengingatkan anggotanya menjalankan tugas kemanusiaan dengan empati dan profesionalisme, demi memastikan rasa aman dan nyaman masyarakat.

“Pastikan seluruh proses penanggulangan bencana sesuai prosedur, sebelum, saat, dan setelah kejadian,” tegasnya lagi.

Apel siaga ini tidak main-main. Sebanyak 715 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Damkar, hingga Satpol PP ikut terjun. Ratusan alat dan armada pendukung pun disiapkan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat: Jakarta tak mau kecolongan menghadapi potensi bencana. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing
Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:21 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB