Musala di Asrama Putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Puluhan Santri Terjebak

Senin, 29 September 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR mengevakuasi korban dari reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dengan bantuan ekskavator pada operasi hari ketujuh. Dok: Istimewa

Petugas SAR mengevakuasi korban dari reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dengan bantuan ekskavator pada operasi hari ketujuh. Dok: Istimewa

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR menemukan dua santri selamat dari reruntuhan musala di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Sebanyak 13 personel Tim Rescue Kantor Basarnas Surabaya diterjunkan untuk mengevakuasi santri yang tertimbun.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan tim pertama langsung melakukan asesmen awal. “Tim SAR gabungan mendapati tanda-tanda dua korban selamat di bawah reruntuhan,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Tim kedua tiba membawa peralatan tambahan untuk membuka akses korban dengan alat ekstrikasi.

Baca Juga :  Polisi Buru Penjual Senpi Ilegal Penembak Pengacara di Tanah Abang

“Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi santri yang tertimbun saat salat di lantai bawah,” tambah Nanang.

Musala ambruk sekitar pukul 15.00 WIB saat ratusan santri menunaikan salat Asar. Puluhan korban diduga terjebak reruntuhan, dan belasan ambulans dikerahkan ke lokasi.

Salah satu santri selamat, Wahid, menceritakan, “Masuk rakaat kedua, bagian ujung musala ambruk, lalu merembet ke bagian lain gedung.”

Hingga pukul 17.30 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Alat berat berupa ekskavator dari Dinas PU BM & SDA Kabupaten Sidoarjo diterjunkan.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menegaskan, “Evakuasi tidak berhenti sampai semua korban selamat.”

Emil menambahkan lokasi masih berisiko tinggi karena bangunan belum stabil. Pemprov Jatim juga menyiapkan bantuan bagi korban.

“Bangunan masih tidak stabil, terdengar kreak-kreak di dalam. Kami pastikan keselamatan semua korban,” katanya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB