PBNU Bersatu Lagi! Syuriyah–Tanfidziyah Guyub di Surabaya, Gus Ipul Tegaskan NU Solid

Senin, 29 Desember 2025 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Surabaya diwarnai shalawatan dan makan bersama sebagai simbol rekonsiliasi dan kebersamaan internal Nahdlatul Ulama. (Posnews/Ist)

Pertemuan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Surabaya diwarnai shalawatan dan makan bersama sebagai simbol rekonsiliasi dan kebersamaan internal Nahdlatul Ulama. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan pertemuan Syuriyah–Tanfidziyah PBNU menjadi momen krusial untuk merapatkan barisan dan mengakhiri riak di internal Nahdlatul Ulama.

Pertemuan yang bikin perhatian publik itu digelar di Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Minggu (28/12/2025). Suasananya jauh dari tegang. Para elite PBNU justru shalawatan dan makan bareng, sinyal kuat NU ingin kembali solid.

“Alhamdulillah kita bisa guyub, rukun, makan bersama, shalawatan. Soal ke depan, nanti ada penjelasan lanjutan,” ujar Gus Ipul, Senin (29/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soal Muktamar Ke-35 NU, Gus Ipul belum buka kartu. Ia menegaskan PBNU masih menunggu sikap resmi Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Yahya. Ia pun meminta warga Nahdliyin sabar dan tenang.

Baca Juga :  Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI

“Waktunya menunggu penjelasan Kiai Miftach dan Gus Yahya,” tegasnya.

Sebelumnya, Gus Yahya memastikan pertemuan itu menjadi titik balik. Semua persoalan internal, kata dia, dianggap selesai. PBNU kini kembali ke khitah kebersamaan.

“Semua persoalan kita anggap sudah lewat. Kita kembali bersama seperti semula,” kata Gus Yahya.

Ia menegaskan, kebersamaan itu bukan basa-basi. PBNU berkomitmen jalan bareng sampai akhir, sesuai mandat organisasi.

“Dari awal kita berangkat bersama, dan kita akan terus bersama sampai akhir,” tandasnya.

Baca Juga :  9 Kiai AHWA Sepakat, KH Miftachul Akhyar Jadi Rais Aam PBNU

Sementara itu, Ketua PBNU Rumadi Ahmad membocorkan suasana pertemuan yang penuh canda dan tawa. Ia menyebut momen tersebut sebagai hari bersejarah bagi PBNU.

“Isinya ketawa semua, dari ledek-ledekan sampai peluk-pelukan. Ini hari yang sangat menggembirakan,” ungkap Rumadi.

Ia menegaskan tak ada pemenang atau pihak kalah. Menurutnya, yang terjadi hanyalah satu hal: PBNU kembali bersatu.

“Tidak ada yang kalah, tidak ada yang menang. NU kembali satu barisan,” tegasnya.

Rumadi menambahkan, pertemuan di kediaman Rais Aam berlangsung sederhana tapi bermakna. Tanpa pidato politik, tanpa pernyataan resmi—hanya muludan, doa, dan makan bersama.

Pesannya jelas: PBNU tutup buku konflik, buka lembaran baru kebersamaan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Berita Terbaru