Pemerintah Siapkan Rp8 Triliun, Latih 500 Ribu Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri P2MI Mukhtarudin bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membahas program pelatihan 500 ribu tenaga kerja di Gedung Ali Wardana, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Dok: Istimewa

Menteri P2MI Mukhtarudin bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membahas program pelatihan 500 ribu tenaga kerja di Gedung Ali Wardana, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Janji pemerintah untuk menyiapkan lapangan pekerjaan terus dikebut. Selain di dalam negeri pemerintah juga menyiapkan ratusan ribu lapangan kerja di luar negeri.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menyiapkan pelatihan untuk 500 ribu tenaga kerja di sektor welder, perawat, hospitality, dan pekerja terampil lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah kepala negara.

Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan pihaknya menjadi leading sector program tersebut.

KemenP2MI akan berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, lembaga vokasi pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan swasta.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Secara Total

“Kami menyiapkan tenaga kerja dengan sistem terintegrasi — mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan,” ujar Mukhtarudin, Kamis (23/10/2025).

Mukhtarudin menjelaskan, sinergi antar-kementerian dan lembaga pusat-daerah akan menjadi kunci keberhasilan.

Pelatihan juga disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja internasional agar tenaga kerja Indonesia bisa bersaing di luar negeri.

“Kami berkomitmen melahirkan pekerja berkualitas dan siap berkompetisi secara global,” tegasnya.

Ia berharap program ini memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja profesional dan mendukung program prioritas pemerintah membuka lapangan kerja.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pemerintah menyiapkan anggaran Rp8 triliun untuk program pelatihan 500 ribu tenaga kerja tersebut.

Baca Juga :  Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta

“Presiden memerintahkan agar 500 ribu tenaga kerja di bidang welder dan hospitality segera dipersiapkan,” kata Airlangga usai rapat di Gedung Ali Wardana, Rabu (22/10/2025).

Airlangga menambahkan, program ini merupakan hasil arahan langsung Presiden Prabowo yang menargetkan tenaga kerja Indonesia bisa terserap di berbagai negara mitra.

“Negara-negara sahabat membutuhkan pekerja Indonesia. Karena itu, KemenP2MI diminta memimpin koordinasi dan memastikan kesiapan tenaga kerja kita,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB