Pemerintahan Lumpuh, Mendagri Kirim 1.138 Praja IPDN ke Aceh Tamiang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Praja IPDN diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026). (Posnews/Humas Kemendagri)

Praja IPDN diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026). (Posnews/Humas Kemendagri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pemerintah bergerak cepat memulihkan Aceh Tamiang pascabencana. Sebanyak 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterjunkan untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak.

Ribuan praja itu diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (3/1/2026).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah menghidupkan kembali roda pemerintahan dan ekonomi daerah yang lumpuh akibat bencana di Sumatra dan Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemulihan itu dua hal. Pertama, pemerintahan harus kembali berjalan normal. Kedua, ekonomi masyarakat harus bergerak,” tegas Tito.

Menurut Tito, berfungsinya kantor pemerintahan akan berdampak langsung pada kebangkitan ekonomi warga. Aktivitas UMKM, warung, dan perdagangan kecil menjadi indikator awal pemulihan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Praperadilan Roy Suryo

Karena itu, Kemendagri mengerahkan ribuan praja IPDN sebagai tenaga bantuan lapangan. Mereka membantu membersihkan kantor pemerintahan, fasilitas publik, hingga mendukung layanan administrasi.

Dikirim Bertahap ke Lokasi Terparah

Pengiriman praja IPDN dilakukan bertahap. Sebanyak 413 personel berangkat lebih dulu ke Medan, disusul 414 personel tahap kedua ke Aceh. Tahap ketiga menyusul 179 personel, sementara 132 personel tim advance sudah lebih dulu berada di lokasi.

“Totalnya 1.138 personel. Mereka kami siapkan khusus untuk daerah yang dampaknya paling berat,” jelas Tito.

Para praja dibekali perlengkapan kerja, mulai dari cangkul, sekop, hingga masker, agar langsung bisa bekerja tanpa membebani daerah.

Baca Juga :  Ben Roberts-Smith Ditangkap atas Lima Dakwaan Kejahatan Perang

Tak hanya praja IPDN, lebih dari 100 ASN Kemendagri juga diterjunkan ke Aceh Tamiang. Mereka mendampingi pemerintah daerah yang lumpuh karena banyak pejabat terdampak bencana.

“Kami bantu langsung. Ada kepala dinas yang rumahnya rusak, bahkan keluarganya terdampak,” ungkap Tito.

Pendampingan juga menyasar desa-desa terdampak. Hingga kini, lebih dari 200 desa dilaporkan belum bisa beroperasi normal.

“Layanan Dukcapil dan pelayanan publik lain harus hidup lagi. Itu kunci pemulihan,” tandas Tito.

Ribuan praja IPDN dijadwalkan bertugas selama satu bulan, dengan opsi perpanjangan jika kondisi lapangan masih membutuhkan bantuan.

Pemerintah menargetkan Aceh Tamiang segera bangkit, baik secara pemerintahan maupun ekonomi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB