Pemprov DKI Beri Ujian Susulan untuk Siswa Terdampak Kebakaran Pasar Jiung

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Posnews/Kominfo)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan siswa korban kebakaran di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, tetap dapat mengikuti ujian sekolah.

Pemprov menyiapkan ujian susulan bagi siswa yang kehilangan kesempatan mengikuti ujian akibat musibah tersebut.

Kebijakan itu disampaikan langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk memastikan hak pendidikan para siswa terdampak tetap terlindungi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan untuk memastikan anak-anak korban kebakaran tetap bisa mengikuti ujian,” kata Rano kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Siswa Korban Kebakaran Dapat Ujian Susulan

Rano menegaskan seluruh siswa yang tidak dapat mengikuti ujian karena terdampak kebakaran akan mendapatkan kesempatan mengikuti ujian susulan.

Menurutnya, Pemprov DKI tidak akan membiarkan musibah yang menimpa warga menghambat proses pendidikan anak-anak.

Baca Juga :  Sanae Takaichi Dipastikan Terpilih Kembali Menjadi Perdana Menteri

“Anak-anak yang tidak bisa mengikuti ujian akan diberikan kesempatan untuk menyusul. Itu sudah menjadi kebijakan,” ujarnya.

Ratusan Warga Terdampak Kebakaran Pasar Jiung

Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di belakang Pasar Jiung, Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Senin (1/6/2026) malam, menyebabkan kerusakan besar.

Sedikitnya 250 bangunan semi permanen hangus terbakar. Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) atau sekitar 500 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Selain kerusakan bangunan, sejumlah warga mengalami luka akibat kebakaran. Tiga korban dilaporkan menjalani perawatan medis di rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan saat peristiwa berlangsung.

Seragam, Buku, dan Tas Sekolah Ikut Terbakar

Rano menjelaskan bangunan sekolah tidak terdampak kebakaran. Namun, banyak siswa kehilangan perlengkapan belajar seperti seragam, buku pelajaran, tas, dan alat tulis.

Baca Juga :  Aroma Langka di Hutan Madagaskar: Masa Depan Industri Parfum

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas belajar serta pelaksanaan ujian jika tidak segera ditangani.

“Yang terdampak adalah perlengkapan sekolah mereka. Ada yang kehilangan pakaian, buku, hingga tas karena terbakar. Karena itu, kami memberikan kebijakan ujian susulan,” jelasnya.

Pemprov DKI Jamin Hak Pendidikan Anak

Selain memberikan dispensasi ujian, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan proses belajar para siswa korban kebakaran tetap berjalan.

Pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sekolah, serta pihak terkait untuk membantu kebutuhan pendidikan siswa terdampak.

Melalui langkah tersebut, Pemprov DKI ingin memastikan tidak ada siswa yang kehilangan hak pendidikan akibat musibah kebakaran.

Dengan kebijakan ujian susulan dan dukungan perlengkapan sekolah bagi korban, Pemprov DKI Jakarta berharap anak-anak terdampak dapat kembali mengikuti proses belajar secara normal dan melanjutkan pendidikan tanpa hambatan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tanggung Jaminan BPJS 4.500 Buruh
NTP Kalbar Naik Tertinggi di Kalimantan Berkat Karet dan Sawit
Harga CPO Global Berpeluang Tembus USD 1.500 per Ton
Hasan Nasbi Ungkap Praktik Curang Komoditas Selama 40 Tahun
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor Sawit
Polwan Jaga Jakarta Dampingi Korban Kebakaran Pasar Jiung Lewat Trauma Healing
Harga TBS Sawit Babel Merangkak Naik, DPRD Desak Pengawasan Timbangan
Pemberontakan Senat Republikan: Trump Tunda Dana Kompensasi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pemkab Sintang Tanggung Jaminan BPJS 4.500 Buruh

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:23 WIB

NTP Kalbar Naik Tertinggi di Kalimantan Berkat Karet dan Sawit

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga CPO Global Berpeluang Tembus USD 1.500 per Ton

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

Hasan Nasbi Ungkap Praktik Curang Komoditas Selama 40 Tahun

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:52 WIB

Pemprov DKI Beri Ujian Susulan untuk Siswa Terdampak Kebakaran Pasar Jiung

Berita Terbaru

Jaminan keselamatan kerja buruh sawit. Pemkab Sintang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan melindungi 4.500 pekerja perkebunan dari berbagai risiko kerja. Dok: Istimewa.

DAERAH

Pemkab Sintang Tanggung Jaminan BPJS 4.500 Buruh

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:00 WIB

Lonjakan harga minyak sawit mentah. Analis memproyeksikan harga CPO global dapat menyentuh $1{,}500$ dolar AS akibat kebijakan B50 Indonesia dan ancaman cuaca El Niño. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Harga CPO Global Berpeluang Tembus USD 1.500 per Ton

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:00 WIB

Mengakhiri kebocoran ekonomi nasional. Penasihat Khusus Presiden Hasan Nasbi membongkar berbagai modus curang ekspor komoditas strategis yang kini diberantas lewat sistem satu pintu Danantara. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Hasan Nasbi Ungkap Praktik Curang Komoditas Selama 40 Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:00 WIB