Percepatan Reforma Agraria Banyuasin, GTRA Pastikan Sertifikat Tanah Tepat Sasaran

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Pertanahan Banyuasin Dhona Fiermansyah usai paparkan langkah teknis reforma agraria. Dok: Posnews

Kepala Kantor Pertanahan Banyuasin Dhona Fiermansyah usai paparkan langkah teknis reforma agraria. Dok: Posnews

BANYUASIN, POSNEWS.CO.ID – Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin ngebut percepat program reforma agraria. Melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), rapat koordinasi digelar demi memastikan legalisasi aset masyarakat tepat sasaran dan berkeadilan.

Rapat yang menghimpun instansi vertikal, pemda, hingga pemangku kepentingan itu fokus membahas strategi penetapan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan rencana redistribusi tanah.

“Inti percepatan ini ada di langkah teknis. Kalau detailnya rapi, penyerahan sertifikat ke warga bisa cepat dan sah,” tegas Kepala Kantor Pertanahan Banyuasin, Dhona Fiermansyah, S.ST., M.M., QRMP, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga :  Curat di Karangbahagia Bekasi, Mobil Box Perusahaan Raib Senilai Rp 137 Juta

Dhona mengurai tiga langkah teknis GTRA 2025:

  1. Verifikasi Lapangan
    Tim GTRA wajib turun ke lokasi TORA, ukur tanah, cek batas, dan validasi data fisik serta yuridis. Tujuannya jelas: cegah tumpang tindih kepemilikan dan sengketa di masa depan.
  2. Penyusunan Daftar Nominatif
    Setelah data beres, tim bikin daftar nominatif calon penerima hak tanah. Daftar diumumkan ke publik, transparan, dan terbuka untuk sanggahan. Cara ini bikin penetapan penerima jadi sah dan nggak bisa digugat.
  3. Koordinasi Pelaksanaan
    Tahap terakhir: koordinasi multi-sektor. Kantor Pertanahan urus pengukuran dan sertifikat, sementara pemda dan kejaksaan bantu soal sosial dan data pendukung. Sinergi ini bikin proses lancar tanpa hambatan.
Baca Juga :  Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar

Dhona menegaskan, rapat koordinasi bukan sekadar formalitas. “Ini fondasi teknis percepatan reforma agraria. Dengan kolaborasi, target GTRA 2025 optimis tercapai,” ujarnya.

Kantor Pertanahan Banyuasin berharap program ini jadi katalis pembangunan adil sekaligus memberi kepastian hukum tanah bagi ribuan warga. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB