Perjuangan SNI Berbuah Manis, Pemerintah Prabowo Setujui 9 Poin Penting untuk Nelayan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi damai Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) di kawasan Istana Negara menuntut kebijakan perikanan pro nelayan dan kesejahteraan nelayan Indonesia. (Posnews/MR)

Aksi damai Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) di kawasan Istana Negara menuntut kebijakan perikanan pro nelayan dan kesejahteraan nelayan Indonesia. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ikhtiar panjang Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) sebagai Barisan Pejuang Perikanan akhirnya membuahkan hasil konkret.

Perjuangan kolektif nelayan dari berbagai daerah itu mendapat respons positif dari Pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Melalui Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensetneg), pemerintah memberikan sejumlah poin strategis yang menguntungkan nelayan saat audiensi SNI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat keberpihakan negara terhadap sektor perikanan nasional.

Ketua Umum Solidaritas Nelayan Indonesia, Hadi Sutrisno, menegaskan capaian tersebut bukan hadiah, melainkan buah perjuangan panjang yang ditempuh secara damai dan konstitusional.

Menurutnya, SNI konsisten mengawal kepentingan nelayan demi keberlanjutan perikanan Indonesia.

“Ini bukan hadiah, tetapi hasil perjuangan. Solidaritas Nelayan Indonesia bergerak sebagai Barisan Pejuang Perikanan secara bermartabat demi masa depan nelayan,” kata Hadi, Sabtu (20/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Hadi menekankan setiap langkah perjuangan SNI merupakan bentuk tanggung jawab politik dan ikhtiar konstitusional untuk memastikan negara berpihak kepada nelayan sebagai pilar ketahanan pangan dan kedaulatan maritim nasional.

Baca Juga :  Solidaritas Nelayan Indonesia Audensi ke Setneg, Sampaikan 14 Tuntutan ke Presiden Prabowo Subianto

Sebagai mitra strategis Presiden Prabowo, SNI, kata dia, berkomitmen terus mengawal dan mengkritisi kebijakan secara konstruktif agar implementasinya benar-benar menyentuh kebutuhan riil nelayan di lapangan.

Hasil Perjuangan Solidaritas Nelayan Indonesia

Adapun sejumlah poin krusial yang menjadi hasil perjuangan SNI antara lain dibukanya kembali Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) tanpa kuota, belum diterapkannya Penangkapan Ikan Terukur (PIT), serta dibukanya kembali kapal penampung di wilayah WPP NRI.

Selain itu, pemerintah juga memproses revisi PP Nomor 85 Tahun 2021 dengan arah penurunan PNBP pascaproduksi.

Tak hanya itu, SNI juga mencatat penghentian naturalisasi kapal asing, penyesuaian harga khusus solar industri bagi kapal di atas 30 GT, revisi aturan alat tangkap agar tidak mengkriminalisasi nelayan, hingga izin penyimpanan BBM di palka kapal dengan standar keselamatan.

Bahkan, kapal di atas 100 GT kini diperbolehkan beroperasi di ZEEI dan WPP NRI 711 Laut Natuna.

Menurut Hadi, perjuangan ini lahir dari semangat kolektif nelayan untuk mendorong perubahan nyata demi perikanan sehat dan kesejahteraan nelayan.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Mengintai, BMKG Prediksi Hujan Petir Landa Jabodetabek Hari Ini

“Kami ingin kebijakan yang berpihak dan manusiawi. Ini bukan kepentingan pribadi, tetapi perjuangan bersama demi masa depan perikanan Indonesia,” tegasnya.

Sekjen SNI James Then mengapresiasi soliditas anggota SNI serta dukungan berbagai pihak yang menjaga aksi damai tetap tertib.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Wamensetneg dan KKP atas respons positif terhadap aspirasi nelayan.

James menegaskan SNI siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk melahirkan kebijakan yang pro kesejahteraan nelayan.

Ia juga mendorong agar perumusan kebijakan KKP melibatkan nelayan dan pelaku usaha perikanan dari seluruh daerah.

“Solidaritas Nelayan Indonesia siap mengawal kebijakan yang berpihak kepada nelayan. Kami minta nelayan dilibatkan agar kebijakan benar-benar berdampak positif bagi masa depan perikanan nasional,” tandasnya.

Sebagai informasi, SNI sebelumnya menggelar aksi damai di kawasan Istana Negara dan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Kamis (18/12/2025).

Aksi belasan ribu nelayan dari berbagai daerah berlangsung tertib sebagai simbol tuntutan reformasi perikanan yang adil dan pro kesejahteraan nelayan.

Penulis : Muhammad Rian

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS
Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari
Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis
Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan
Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah
Zelenskyy Tuntut Jaminan Keamanan 20 Tahun dan Tolak Konsesi Wilayah
25 Anggota Parlemen dan Pemimpin Serikat Desak Starmer Akhiri Agenda
Kejutan FA Cup: Newcastle Singkirkan Villa, Mansfield Permalukan Burnley

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:09 WIB

Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:19 WIB

Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:10 WIB

Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:00 WIB

Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:01 WIB

Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah

Berita Terbaru

Langkah menuju Mars. Empat astronot misi Crew-12 NASA resmi memulai misi sains delapan bulan di ISS guna menguji teknologi medis dan ketahanan pangan di luar angkasa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:09 WIB

Rekonsiliasi di Munich. Menlu Tiongkok Wang Yi dan Menlu Kanada Anita Anand menyepakati arah baru hubungan bilateral melalui kemitraan strategis yang lebih dalam dan kebijakan bebas visa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Feb 2026 - 16:10 WIB

BNavigasi hubungan dua raksasa. Menlu Tiongkok Wang Yi menegaskan bahwa meskipun sejarah penuh liku, kerja sama China-AS tetap menjadi pilihan terbaik bagi stabilitas dunia di masa depan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah

Minggu, 15 Feb 2026 - 15:01 WIB