Peserta Magang Nasional Dapat Uang Saku Setara UMK, Mulai 20 Oktober 2025

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan program Magang Nasional dan besaran uang saku setara UMK di Jakarta. Dok: Instagram/sekretariat.kabinet

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan program Magang Nasional dan besaran uang saku setara UMK di Jakarta. Dok: Instagram/sekretariat.kabinet

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pemerintah terus menggalakkan pembukaan lapangan kerja dengan memberikan kesempatan melalui Program Magang Nasional.

Pemerintah memastikan peserta Program Magang Nasional akan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di wilayah tempat mereka bekerja.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan, kebijakan itu merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan yang layak bagi peserta magang di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Uang saku peserta mengikuti upah minimum di daerah masing-masing. Kalau di Jakarta, ya berarti sekitar Rp5,4 juta hingga Rp5,5 juta per bulan,” ujar Teddy dalam video resmi di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga :  Polri Resmi Bentuk Tim Transformasi, Dorong Reformasi dan Akuntabilitas Institusi

Uang Saku Setara UMK

Teddy menegaskan, pemerintah akan menyesuaikan pembayaran uang saku dengan lokasi perusahaan tempat peserta magang bekerja.

Dengan begitu, peserta di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, hingga Makassar akan menerima nominal berbeda, tergantung besaran UMK di daerah tersebut.

Dalam kunjungannya ke Kementerian Ketenagakerjaan, Teddy menegaskan pemerintah akan memulai program Magang Nasional tahap pertama pada 20 Oktober 2025, dengan target awal 20.000 peserta lulusan sarjana dan diploma (fresh graduate).

“Program ini akan terus diperluas hingga menjangkau ratusan ribu peserta di seluruh Indonesia. Pemerintah ingin memastikan anak muda punya pengalaman kerja nyata sebelum benar-benar terjun ke dunia industri,” jelasnya.

Baca Juga :  Misteri Kematian Wanita Muda di Kos Tanjung Priok, Polisi Buru Fakta Penyebabnya

Seskab menegaskan, pelaksanaan program ini akan dikawal ketat agar transparan dan tepat sasaran.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di bawah pimpinan Menteri Yassierli, yang bergerak cepat menyiapkan mekanisme dan kemitraan dengan dunia usaha.

“Program ini harus benar-benar memberikan manfaat nyata. Kami sudah cek langsung bagaimana pelaksanaannya. Menaker bergerak cepat dan sigap,” tutur Teddy.

Pemerintah berharap program Magang Nasional menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di seluruh Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB