PM Li Qiang di Moskow: SCO Harus Memimpin Tata Kelola Global dan Keamanan

Rabu, 19 November 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Tampak para pemimpin negara menghadiri SCO Leader Summit. Dok: Istimewa.

Foto, Tampak para pemimpin negara menghadiri SCO Leader Summit. Dok: Istimewa.

MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri China, Li Qiang, pada Selasa (14/11/2025) menyampaikan seruan kuat kepada Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Dalam Pertemuan Dewan Kepala Pemerintahan Negara Anggota SCO ke-24 di Moskow, Li mendesak blok tersebut untuk memainkan peran yang lebih besar dalam membawa dunia ke arah tata kelola yang baik (good governance).

Li menilai bahwa SCO memiliki kapasitas dan perlengkapan yang cukup untuk mengambil peluang dari Inisiatif Tata Kelola Global (GGI). Inisiatif ini sebelumnya telah Presiden Xi Jinping ajukan pada KTT SCO Tianjin bulan September lalu.

“SCO diperlengkapi dan mampu mengambil implementasi bersama Inisiatif Tata Kelola Global sebagai peluang untuk memainkan peran yang lebih besar,” tegas Li di hadapan para pemimpin negara anggota, pengamat, dan mitra dialog.

Tiga Fokus Utama: Kekuatan, Pembangunan, dan Inovasi

Dalam pidatonya, Li menggarisbawahi tiga poin penting agar SCO dapat membangun dan mereformasi sistem tata kelola global:

  1. Memanfaatkan Kekuatan Unik: Pertama, SCO harus memanfaatkan pengalaman praktis dan jaminan kelembagaannya yang kuat. Menurut Li, “Semangat Shanghai” sangat selaras dengan konsep inti GGI. Oleh karena itu, anggota SCO harus memberikan kontribusi lebih besar untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama.
  2. Fokus pada Pembangunan dan Keamanan: Kedua, Li mendesak negara-negara SCO untuk mempromosikan pembangunan dan keamanan melalui kerja sama. Secara konkret, ia menyatakan kesiapan China untuk bekerja sama mendirikan Bank Pembangunan SCO sesegera mungkin. Ia juga mengusulkan pembentukan pusat kerja sama China-SCO untuk penyakit metabolik.
  3. Merangsang Inovasi: Ketiga, SCO harus memperkuat kerja sama dalam sains, teknologi, dan inovasi industri. Li menargetkan peningkatan kapasitas terpasang tenaga fotovoltaik dan angin secara stabil, masing-masing sebesar 10 juta kilowatt dalam lima tahun ke depan di negara-negara SCO.
Baca Juga :  Tragedi Tai Po: Kebakaran Apartemen Hong Kong Tewaskan 44 Orang, 3 Bos Konstruksi Ditangkap

Komitmen China dan Respons Anggota

Selain itu, Li menegaskan bahwa China bersedia bekerja dengan semua negara anggota untuk meningkatkan koordinasi strategis dan membuat SCO “lebih baik dan lebih kuat”.

Ia juga mengundang partisipasi aktif dalam Forum Ekonomi Digital SCO dan Forum Kerja Sama Kecerdasan Buatan (AI) China-SCO.

Para pemimpin lain yang hadir mencatat peran sentral SCO dalam mempromosikan integrasi regional dan dunia multipolar yang adil. Mereka sepakat untuk bergandengan tangan mengimplementasikan hasil KTT Tianjin dan menyelaraskan strategi dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative).

Di akhir pertemuan, Li dan para pemimpin lainnya menandatangani komunike bersama dan dokumen kerja sama yang mencakup ekonomi, perdagangan, kereta api, dan keamanan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB