Polisi Bekuk 3 Pelaku Duel Maut Kintamani Bali, 2 Tewas Ditebas Pedang Katana

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menahan pelaku perkelahian brutal di Kintamani, Bali, yang menewaskan dua orang akibat duel pedang katana. Dok: Polres Bangli

Polisi menahan pelaku perkelahian brutal di Kintamani, Bali, yang menewaskan dua orang akibat duel pedang katana. Dok: Polres Bangli

BALI, POSNEWS.CO.ID – Duel berdarah menggunakan pedang katana menghebohkan warga Kintamani. Polisi menangkap tiga tersangka dalam perkelahian maut di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Tersangka yang diamankan adalah I Ketut Arta (26), Jero Wage (40), dan Nyoman Berisi (32). Peristiwa brutal itu menewaskan dua korban dan melukai satu lainnya.

Dua korban tewas akibat ditebas pedang, yakni Jero Semadi (47) dan I Ketut Kartawan (50). Sementara I Wayan Ruslan (53) mengalami luka parah dan saat ini dirawat intensif di RSUD Bangli.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini Senin 5 Januari 2026: Berawan Tebal, Hujan Ringan Siang–Sore

Kanit Reskrim Polsek Kintamani, Iptu I Ketut Sudarsana, menjelaskan bahwa para pelaku sudah mengakui perbuatannya.

“Pelaku sudah mengaku. Namun, pengakuan masih sepihak. Kami perlu keterangan dari kedua belah pihak. Satu korban masih dirawat sehingga belum bisa diperiksa,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Selain itu, Sudarsana menambahkan bahwa para pelaku diduga menggunakan katana, pedang khas Jepang, untuk menyerang korban. “Kami akan memeriksa bukti darah di laboratorium forensik agar bisa memastikan siapa yang menebas siapa,” jelasnya.

Baca Juga :  OTT KPK di Jakut, 4 Pegawai Pajak dan 4 Swasta Diciduk - Emas, Uang Rp6 Miliar Disita

Perkelahian ini memicu keprihatinan masyarakat Kintamani. Polisi kini fokus mengumpulkan bukti tambahan dan memastikan proses hukum berjalan lancar agar semua tersangka bertanggung jawab. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB