JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banyak modus pelaku kejahatan saat beraksi. Warga diminta waspada pada siapa pun yang baru dikenal, termasuk jika mengaku petugas kepolisian.
Seperti yang dilakukan pria bernama Dandi Maulana (25) ini yang bikin geger warga Penjaringan, Jakarta Utara. Ia nekad berpura-pura jadi polisi lalu membawa kabur motor pengemudi ojek online (ojol).
Modusnya licin — ia memanfaatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri palsu untuk menipu korbannya. Modus ini ternyata sukses dimana 4 kali beraksi berjalan mulus.
Dalam foto yang diterima redaksi Posnews.co.id, Kamis (7/11/2025), Dandi tampak mengenakan jaket hitam dan berpose tenang, seolah tanpa rasa bersalah.
Bahkan saat difoto di kantor polisi, ia terlihat mengenakan kemeja putih dan dasi merah, mirip aparat sungguhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya membeberkan, Dandi ternyata sudah empat kali melakukan aksi serupa di wilayah Penjaringan.
Dua dari empat motor hasil curian itu sudah ia jual ke seseorang berinisial F. “Pelaku mengaku menjual dua unit motor curian kepada F, yang kini kami tetapkan sebagai DPO,” jelas AKBP Agus.
Polisi kini memburu penadah F yang membantu pelaku memasarkan hasil curian. Sementara itu, Dandi dan barang bukti telah diamankan di Polsek Metro Penjaringan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi Imbau Warga Tetap Waspada
Kasus ini membuka mata banyak pihak bahwa modus polisi gadungan masih marak di Jakarta. Karena itu, AKBP Agus mengingatkan warga agar tidak mudah percaya pada siapa pun yang mengaku aparat.
“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” tegasnya.
Kini Dandi harus menanggung akibat perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal penggelapan dan pemalsuan identitas dengan ancaman hukuman berat.
Dengan tertangkapnya Dandi, Polsek Metro Penjaringan menegaskan tak akan memberi ruang bagi penipuan berkedok aparat hukum. (red)





















