Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 02:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Jhonny Edison Isir. (Posnews/Ist)

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Jhonny Edison Isir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa dua orang saksi kunci yang diduga mengetahui detik-detik serangan brutal tersebut.

Insiden mengerikan itu terjadi di Jalan Salemba I, kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Saat itu, korban tiba-tiba diserang pelaku tak dikenal yang menyiramkan cairan keras ke tubuhnya.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, mengungkapkan penyidik saat ini masih menggali keterangan para saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Sejauh ini ada dua saksi yang sedang kami dalami melalui proses wawancara. Penyelidikan masih tahap awal dan sangat mungkin berkembang,” ujar Jhonny kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Kecam Penyerangan Lurah Manggarai Selatan dan Perusakan Mobil Dinas

Polisi Analisis Rekaman CCTV

Tak berhenti di situ, tim penyidik juga mengumpulkan berbagai barang bukti penting, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.

Polisi berharap jejak digital dari kamera pengawas dapat membantu mengungkap identitas pelaku dan pola pergerakan sebelum maupun sesudah serangan terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengumpulan alat bukti digital, termasuk rekaman CCTV, saat ini sedang kami analisis lebih lanjut,” kata Jhonny.

Menurut Jhonny, dua saksi yang diperiksa merupakan orang yang berada di dekat korban saat kejadian, bahkan ikut membantu korban setelah diserang cairan keras.

Meski demikian, penyidik tidak menutup kemungkinan masih ada saksi lain di sekitar lokasi yang melihat langsung aksi pelaku.

Baca Juga :  Apel Gabungan 4 Pilar di Ciracas-Pasar Rebo, 199 Personel TNI-Polri Turun ke Jalan

Korban Alami Luka Serius

Akibat serangan sadis tersebut, korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh setelah terkena cairan keras yang diduga bersifat korosif.

“Beberapa bagian tubuh yang terkena antara lain dada, wajah, dan tangan,” ungkap Jhonny.

Lebih lanjut, Jhonny menegaskan penyelidikan kasus ini dilakukan secara serius dan menyeluruh. Tim dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri turut dilibatkan untuk memburu pelaku.

Ia memastikan institusinya berkomitmen penuh mengungkap pelaku hingga ke akar-akarnya, sesuai arahan Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri.

“Polri berkomitmen penuh mengungkap perkara ini. Proses penyelidikan masih terus berjalan dan jumlah saksi bisa saja bertambah. Kami yakin kasus ini akan terungkap,” tegasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rismon Sianipar Masih Tersangka Fitnah Ijazah Jokowi, Wajib Lapor Saat Lebaran
Kondisi Andrie Yunus Luka Bakar 24 Persen Disiram Air Keras, Operasi di RSCM Berjalan Lancar
Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran 2026 Secara Mewah
Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Maret 2026, Siang hingga Sore Berpotensi Hujan
Karyawan Freeport Simson Mulia Tewas Ditembak di Grasberg Papua, Satgas Buru Pelaku
CCTV Bongkar Dugaan Serangan Terorganisir ke Aktivis KontraS Andrie Yunus
KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, 27 Orang Diciduk dan Uang Tunai Disita
Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:45 WIB

Rismon Sianipar Masih Tersangka Fitnah Ijazah Jokowi, Wajib Lapor Saat Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:22 WIB

Kondisi Andrie Yunus Luka Bakar 24 Persen Disiram Air Keras, Operasi di RSCM Berjalan Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:54 WIB

Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran 2026 Secara Mewah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:27 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Maret 2026, Siang hingga Sore Berpotensi Hujan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:08 WIB

Karyawan Freeport Simson Mulia Tewas Ditembak di Grasberg Papua, Satgas Buru Pelaku

Berita Terbaru