Polisi Selidiki Motif Penembakan di Restoran In-N-Out Idaho

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Twin Falls mengonfirmasi insiden penembakan di restoran In-N-Out Burger, Idaho. Akibatnya, tiga orang tewas dan tujuh warga mengalami luka-luka. Dok: Istimewa.

Kepolisian Twin Falls mengonfirmasi insiden penembakan di restoran In-N-Out Burger, Idaho. Akibatnya, tiga orang tewas dan tujuh warga mengalami luka-luka. Dok: Istimewa.

Aksi Heroik Warga Dan Polisi Gagalkan Korban Jiwa Tambahan

TWIN FALLS, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Twin Falls menggelar penyelidikan intensif terkait insiden penembakan pada Sabtu lalu. Kepala Polisi Matthew Hicks mengonfirmasi Chad Williams sebagai pelaku tunggal penembakan. Sementara itu, pihak keluarga pelaku memberikan kerja sama penuh kepada tim penyidik.

Baca Juga :  VinFast Jual Pabrik di Vietnam dan Lepas Beban Utang

Seorang polisi luar dinas dan warga sipil bersenjata langsung membalas tembakan pelaku. Langkah tanggap tersebut berhasil mengalihkan perhatian pelaku dari area restoran. Oleh karena itu, Kepala Polisi memuji tindakan cepat warga dan petugas tersebut.

Korban Jiwa Dan Saksi Mata Di Lokasi Kejadian

Tim medis merawat tujuh korban luka di rumah sakit terdekat. Dua korban telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan awal. Sementara itu, tiga korban berada dalam kondisi stabil. Namun, dua korban lain masih menjalani perawatan kritis.

Pemilik In-N-Out Lynsi Snyder menyampaikan duka mendalam atas gugurnya seorang karyawan. Sementara itu, saksi mata Lane Koehn melihat pelaku membawa senapan serbu. Selanjutnya, seorang karyawan lain menyeret rekannya yang terluka menuju area aman.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB