Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi alkohol di ruang publik dan Spanyol menutup area fan zone Piala Dunia. Dok: REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi alkohol di ruang publik dan Spanyol menutup area fan zone Piala Dunia. Dok: REUTERS/Guglielmo Mangiapane

PARIS, POSNEWS.CO.ID – Gelombang panas ekstrem melanda sebagian besar wilayah Eropa pekan ini. Suhu udara melonjak mendekati rekor paling tinggi dan memaksa beberapa pemerintah mengambil langkah darurat. Kondisi cuaca buruk ini juga mengganggu aktivitas harian warga serta sektor pariwisata daerah.

Siaga Merah Perancis dan Larangan Festival Musik

Pemerintah Perancis memperkirakan 35 dari 96 wilayah akan menghadapi status siaga merah pada hari Minggu. Suhu udara kawasan barat daya hingga Paris dan Burgundy berpotensi menyentuh angka 39 hingga 40 derajat Celsius. Angka ini setara dengan 102 hingga 104 derajat Fahrenheit. Bahkan, beberapa titik area kemungkinan besar akan mengalami lonjakan suhu ekstrem hingga mencapai 41 derajat Celsius.

Baca Juga :  Mengapa Narasi Musuh Bersama Masih Laku di Politik Luar Negeri?

Perdana Menteri Sebastien Lecornu melarang konsumsi alkohol pada festival musik tahunan demi menjaga keselamatan publik. Namun, otoritas Paris tetap membuka taman kota selama 24 jam penuh untuk membantu warga mendinginkan tubuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siaga Badai Jerman dan Tantangan Wisata Italia

Pemerintah Jerman juga mengumumkan status siaga panas untuk sebagian besar wilayah kedaulatan mereka. Suhu udara di Jerman merangkak naik mendekati angka ekstrem sebesar 38 derajat Celsius saat ini. Badan cuaca DWD memperingatkan perpaduan suhu panas dan kelembapan tinggi dapat memicu badai petir yang hebat.

Suhu udara ekstrem berkisar 36 hingga 37 derajat Celsius turut mengubah aktivitas pariwisata di kota-kota Italia. Wisatawan mengantre di bawah terik matahari untuk mengunjungi bangunan sejarah Colosseum di kota Roma. Sebagian pengunjung memilih mencari tempat teduh di lorong bawah tanah Kuil Claudius yang sejuk. Sementara di Bologna, warga membasuh wajah menggunakan air pancuran kuno Neptune untuk meredam sengatan panas.

Baca Juga :  Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global

Penutupan Fan Zone Piala Dunia di Spanyol

Federasi sepak bola Spanyol menutup area fan zone di Plaza de Colon, Madrid, secara mendadak. Keputusan ini memaksa para penggemar mencari lokasi lain untuk menonton laga Piala Dunia melawan Arab Saudi. Sementara itu, para pemain kedua tim akan bertanding di dalam stadion berpendingin udara di Atlanta yang ramah lingkungan.

Dampak Nyata Perubahan Iklim dan Ekonomi

Para ilmuwan menegaskan perubahan iklim membuat gelombang panas terjadi lebih sering dan intens di Eropa. Kondisi buruk ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan darurat dan kemerosotan aktivitas ekonomi regional.

Gubernur Bank Sentral Perancis, Emmanuel Moulin, mengingatkan dampak buruk cuaca ekstrem bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Menurutnya, penurunan produktivitas kerja dan pembengkakan konsumsi energi akan membebani kinerja ekonomi secara sistemik.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Rodrigo Paz Perintahkan Pembongkaran Blokade Jalan
Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat
Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari
Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab
Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump
Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai
Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:12 WIB

Presiden Rodrigo Paz Perintahkan Pembongkaran Blokade Jalan

Senin, 22 Juni 2026 - 07:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Juni 2026 - 06:57 WIB

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat

Senin, 22 Juni 2026 - 06:47 WIB

Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah

Senin, 22 Juni 2026 - 06:23 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari

Berita Terbaru

Ketegangan politik di Bolivia. Presiden Rodrigo Paz menetapkan status darurat nasional guna membongkar blokade jalan pendukung mantan Presiden Evo Morales. Dok: REUTERS/Claudia Morales

INTERNASIONAL

Presiden Rodrigo Paz Perintahkan Pembongkaran Blokade Jalan

Senin, 22 Jun 2026 - 08:12 WIB

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi alkohol di ruang publik dan Spanyol menutup area fan zone Piala Dunia. Dok: REUTERS/Guglielmo Mangiapane

INTERNASIONAL

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat

Senin, 22 Jun 2026 - 06:57 WIB