Polisi Siaga Penuh, 1.659 Personel Amankan Demonstrasi Buruh KSPI di Gambir

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Demonstrasi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan 1.659 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh dan elemen masyarakat di Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Polisi turun penuh demi menjaga aksi tetap aman, tertib, dan kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menegaskan, polisi hadir untuk melayani dan melindungi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat.

Baca Juga :  4.531 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di DPR, Besok

“Kami hadir melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi,” kata Reynold.

Ia menegaskan, pengamanan ini menjadi komitmen polisi menjaga kebebasan berekspresi secara damai tanpa mengganggu ketertiban umum.

Aksi buruh KSPI bersama elemen massa lain terpusat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk menjaga situasi tetap terkendali, Reynold memastikan seluruh personel tidak membawa senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta profesional.

“Personel kami perintahkan bertindak humanis dan profesional,” tegasnya.

Selain itu, Reynold mengimbau peserta aksi tidak memprovokasi massa, tidak menutup jalan, dan menghindari tindakan anarkis. Ia juga meminta massa tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga keamanan.

Baca Juga :  Tiang Monorel Kuningan Dibongkar Pekan Ketiga Januari, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Warga di sekitar Monas dan Gambir diminta tetap tenang, sementara pengguna jalan diarahkan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

“Pengaturan lalu lintas kami lakukan secara situasional sesuai eskalasi massa,” pungkas Reynold.

Aksi tersebut akhirnya berakhir tertib setelah buruh KSPI dan Partai Buruh pimpinan Said Iqbal membubarkan diri usai menyampaikan aspirasi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Berita Terbaru

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB