JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama libur dan arus balik Lebaran 2026.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Tjahyono Saputro, usai peninjauan di Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (21/3/2026).
Menurutnya, momen Idulfitri selalu identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, warga diminta merencanakan perjalanan dengan matang serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama beraktivitas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi aturan selama perjalanan maupun saat berwisata,” tegasnya.
Waspada Risiko di Tempat Wisata
Selain itu, Polri menyoroti tingginya potensi risiko kecelakaan di destinasi wisata, khususnya wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang.
Untuk itu, pengunjung diminta lebih berhati-hati serta memperhatikan kondisi cuaca dan arus air.
Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan agar selalu mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lokasi wisata yang ramai. Dengan pengawasan ketat, potensi anak terpisah atau kecelakaan dapat diminimalisir.
Selain itu, masyarakat diimbau menghindari aktivitas berisiko tinggi, tidak memasuki area terlarang, serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia.
Pengelola Wisata Wajib Siaga
Lebih lanjut, Polri juga mengingatkan pengelola tempat wisata agar memastikan seluruh aspek keselamatan berjalan optimal.
Mulai dari pengaturan kapasitas pengunjung, penyediaan fasilitas keselamatan, hingga kesiapan petugas pengamanan dan pertolongan pertama.
Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 12.00 WIB, kawasan Ragunan dipadati 43.348 pengunjung. Jumlah tersebut terdiri dari 52 unit bus, 2.030 mobil, 5.519 sepeda motor, dan 36 sepeda.
Meski terjadi lonjakan pengunjung, situasi tetap terkendali. Hingga saat ini, tidak ada laporan anak hilang maupun kejadian menonjol lainnya.
Polri pun memberikan apresiasi kepada pengelola Ragunan atas kesiapan fasilitas yang dinilai memadai. Mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui, hingga akses ramah disabilitas tersedia dengan baik.
Selain itu, keberadaan pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan tambahan bagi para pengunjung.
Sistem Kapasitas Diterapkan Ketat
Dari sisi pengelolaan, Ragunan telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) berbasis kapasitas. Kategori hijau berlaku hingga 80.000 pengunjung, kuning 80.000–100.000, dan merah jika melebihi 100.000 orang.
Dengan sistem tersebut, pengelola dapat mengontrol jumlah pengunjung agar tetap aman dan nyaman.
Polri menegaskan bahwa keselamatan selama libur Lebaran bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh masyarakat.
Dengan sinergi antara pengelola, aparat, dan pengunjung, diharapkan seluruh aktivitas libur Lebaran 2026, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (red)
Editor : Hadwan




















