Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Tjahyono Saputro. (Posnews/Ist)

Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Tjahyono Saputro. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama libur dan arus balik Lebaran 2026.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Tjahyono Saputro, usai peninjauan di Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, momen Idulfitri selalu identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, warga diminta merencanakan perjalanan dengan matang serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama beraktivitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi aturan selama perjalanan maupun saat berwisata,” tegasnya.

Waspada Risiko di Tempat Wisata

Selain itu, Polri menyoroti tingginya potensi risiko kecelakaan di destinasi wisata, khususnya wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang.

Untuk itu, pengunjung diminta lebih berhati-hati serta memperhatikan kondisi cuaca dan arus air.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan agar selalu mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global

Di sisi lain, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lokasi wisata yang ramai. Dengan pengawasan ketat, potensi anak terpisah atau kecelakaan dapat diminimalisir.

Selain itu, masyarakat diimbau menghindari aktivitas berisiko tinggi, tidak memasuki area terlarang, serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia.

Pengelola Wisata Wajib Siaga

Lebih lanjut, Polri juga mengingatkan pengelola tempat wisata agar memastikan seluruh aspek keselamatan berjalan optimal.

Mulai dari pengaturan kapasitas pengunjung, penyediaan fasilitas keselamatan, hingga kesiapan petugas pengamanan dan pertolongan pertama.

Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 12.00 WIB, kawasan Ragunan dipadati 43.348 pengunjung. Jumlah tersebut terdiri dari 52 unit bus, 2.030 mobil, 5.519 sepeda motor, dan 36 sepeda.

Meski terjadi lonjakan pengunjung, situasi tetap terkendali. Hingga saat ini, tidak ada laporan anak hilang maupun kejadian menonjol lainnya.

Baca Juga :  Jelang Mudik Lebaran 2026, Korlantas Polri Gelar Operasi Keselamatan, ETLE dan Drone Dikerahkan

Polri pun memberikan apresiasi kepada pengelola Ragunan atas kesiapan fasilitas yang dinilai memadai. Mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui, hingga akses ramah disabilitas tersedia dengan baik.

Selain itu, keberadaan pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan tambahan bagi para pengunjung.

Sistem Kapasitas Diterapkan Ketat

Dari sisi pengelolaan, Ragunan telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) berbasis kapasitas. Kategori hijau berlaku hingga 80.000 pengunjung, kuning 80.000–100.000, dan merah jika melebihi 100.000 orang.

Dengan sistem tersebut, pengelola dapat mengontrol jumlah pengunjung agar tetap aman dan nyaman.

Polri menegaskan bahwa keselamatan selama libur Lebaran bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh masyarakat.

Dengan sinergi antara pengelola, aparat, dan pengunjung, diharapkan seluruh aktivitas libur Lebaran 2026, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dini Hari di Cakung, 8 Remaja Diamankan Bersama Celurit Panjang
Terbongkar, Solar Olahan Diduga Dipoles agar Mirip BBM Industri Asli
Terjatuh Usai 2 Motor Bersenggolan di Depok, Penumpang Vario Tewas Terlindas Truk
Datang untuk Memijat, Malah Dianiaya: Terapis di Johar Baru Diperas Rp600 Ribu
Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Pengendara Lawan Arus Jadi Perhatian Polisi
Detik-Detik BYD Atto 1 Tabrak Beruntun di Blok M, Pengemudi Ojol Patah Kaki
Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun
Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Dini Hari di Cakung, 8 Remaja Diamankan Bersama Celurit Panjang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Terbongkar, Solar Olahan Diduga Dipoles agar Mirip BBM Industri Asli

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Terjatuh Usai 2 Motor Bersenggolan di Depok, Penumpang Vario Tewas Terlindas Truk

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Datang untuk Memijat, Malah Dianiaya: Terapis di Johar Baru Diperas Rp600 Ribu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Pengendara Lawan Arus Jadi Perhatian Polisi

Berita Terbaru

Penutupan BioWare menandai akhir dari 31 tahun perjalanan studio pengembang Baldur's Gate, KOTOR, dan Mass Effect. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Warisan 31 Tahun BioWare: Studio Legendaris Penentu Standar

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:00 WIB

Mode DMZ kembali hadir di Call of Duty Modern Warfare 4. Simak ulasan impresi awal pertempuran extraction di peta Hajin Korea Selatan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Mode DMZ Call of Duty Kembali di Modern Warfare 4

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:00 WIB