Polri Kerahkan 1.500 Personel untuk Penanganan Bencana di Aceh hingga Sumbar

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memimpin apel pemberangkatan 1.500 personel Polri untuk penanganan bencana di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memimpin apel pemberangkatan 1.500 personel Polri untuk penanganan bencana di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan Polri terus hadir membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyampaikan komitmen itu saat memimpin apel pemberangkatan personel di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat (26/12/2025).

Selanjutnya, Wakapolri memastikan Polri menambah kekuatan sesuai kebutuhan lapangan. Atas perintah Kapolri, Polri langsung mengerahkan 1.500 personel untuk penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.

Baca Juga :  1.833 Kasus Narkoba Dibongkar Polda Metro Jaya, 2.485 Tersangka Diringkus

Tak hanya itu, Polri juga mengoptimalkan dukungan kemanusiaan. Polri menurunkan 43 tenaga kesehatan, 82 personel trauma healing, serta Tim DVI yang terus bekerja, khususnya di Sumatera Utara untuk proses identifikasi jenazah.

Sementara itu, Polri memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama air bersih. Hingga kini, Polri telah menyiapkan 238 titik sumur bor dari target 300 titik, dengan 84 sumur aktif dan sisanya masih dalam pengerjaan.

Baca Juga :  Tutup Apel Kasatwil 2025, Wakpolri Tegaskan Polri Harus Lebih Transparan dan Humanis

Selain itu, Polri mendirikan 91 posko tanggap bencana di tiga provinsi. Tercatat, 37.867 warga telah menerima layanan kesehatan, dengan keluhan dominan demam, batuk, diare, dan gangguan kulit.

“Semua ini menjadi prioritas kami. Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat bencana,” tegas Dedi Prasetyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB