Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika

Rabu, 22 April 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Istimewa.

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Istimewa.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Ketegangan diplomatik antara Taiwan dan Tiongkok mencapai titik baru di ruang udara internasional. Presiden Lai Ching-te secara mendadak membatalkan perjalanan menuju Eswatini, satu-satunya sekutu diplomatik Taiwan yang tersisa di benua Afrika.

Dalam konteks ini, pembatalan tersebut terjadi setelah tiga negara kepulauan di Samudra Hindia secara sepihak mencabut izin lintas udara bagi pesawat kepresidenan. Oleh karena itu, insiden ini mencatatkan sejarah sebagai kali pertama seorang pemimpin Taiwan harus membatalkan kunjungan luar negeri akibat tekanan langsung dari Beijing.

Pencabutan Izin Mendadak dan Tuduhan Koersi Ekonomi

Sekretaris Jenderal Kantor Kepresidenan Taiwan, Pan Meng-an, mengungkapkan bahwa Seychelles, Mauritius, dan Madagaskar membatalkan izin terbang tanpa peringatan sebelumnya. Secara khusus, Taipei mengeklaim memiliki bukti kuat mengenai tekanan masif yang otoritas Tiongkok lakukan terhadap negara-negara tersebut.

“Alasan sebenarnya adalah tekanan intens termasuk pemaksaan ekonomi,” tegas Pan dalam konferensi pers darurat di Taipei. Bahkan, pejabat keamanan senior Taiwan menyebut Tiongkok mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi dan membatalkan penghapusan utang bagi negara-negara yang memberikan akses udara bagi Presiden Lai.

Respon Negara Afrika dan Kebijakan “Satu Tiongkok”

Di sisi lain, pemerintah Seychelles dan Madagaskar segera memberikan klarifikasi diplomatik. Kementerian Luar Negeri Seychelles menegaskan bahwa pesawat Taiwan tidak mendapatkan izin terbang sesuai dengan kebijakan lama mereka yang tidak mengakui kedaulatan Taiwan.

“Keputusan ini kami ambil secara mandiri dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Aline Morel, pejabat protokol senior Seychelles. Selanjutnya, otoritas Madagaskar menyatakan bahwa diplomasi mereka hanya mengakui prinsip “Satu Tiongkok”. Mereka menekankan bahwa penolakan izin terbang merupakan bentuk penghormatan penuh terhadap kedaulatan ruang udara nasional mereka sendiri.

Pidato Xi Jinping dan Ketidakhadiran Narasi Taiwan

Hampir secara simultan dengan pembatalan kunjungan tersebut, Presiden Tiongkok Xi Jinping menerima kunjungan Presiden Mozambik Daniel Chapo di Beijing. Dalam hal ini, Xi menjanjikan dukungan penuh bagi kebutuhan pembangunan di benua Afrika.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Di Pangkalan Militer Kanada

Meskipun demikian, media pemerintah Tiongkok sama sekali tidak menyinggung masalah pembatalan izin terbang Presiden Lai. Beijing secara konsisten menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsinya dan melabeli Lai Ching-te sebagai sosok “separatis”. Oleh sebab itu, Beijing berupaya menutup ruang gerak diplomatik Taiwan di kawasan yang memiliki ketergantungan ekonomi tinggi terhadap Tiongkok.

Menakar Ketahanan Diplomasi Taiwan

Masa depan keterlibatan global Taiwan kini menghadapi tantangan fisik yang kian nyata. Pada akhirnya, Lai Ching-te menegaskan melalui media sosial bahwa penindasan tersebut justru membuktikan ancaman negara otoriter terhadap stabilitas dunia.

Dengan demikian, masyarakat internasional memantau bagaimana Taiwan akan menyesuaikan strategi tour diplomatiknya di masa depan. Di tahun 2026 yang penuh gejolak ini, kedaulatan jalur udara menjadi variabel baru yang menentukan keberhasilan diplomasi sebuah bangsa di tengah persaingan pengaruh kekuatan besar.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

Visa kolaborasi dengan MOONTON dan Bank Jago rilis kartu debit edisi terbatas MLBB M8 serta jadi sponsor M Series. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:52 WIB

GameSir merilis controller G7 Pro edisi Sunset Boulevard dan Ocean Breeze bernuansa Vice City GTA 6. Simak spesifikasi sensor TMR. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB

Strava resmi terintegrasi dengan Google Gemini via Connected Apps. Simak cara menghubungkan akun dan keunggulan analisis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:49 WIB