Polsek Tambora Bina 10 Remaja Tawuran Lewat Pesantren Kilat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami saat menjelaskan program pesantren kilat bagi 10 remaja tawuran di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat. (Dok-Humas Polres Jakbar)

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami saat menjelaskan program pesantren kilat bagi 10 remaja tawuran di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat. (Dok-Humas Polres Jakbar)

JAKARTA โ€“ Polsek Tambora, Jakarta Barat, mengambil langkah humanis terhadap sepuluh remaja yang diamankan saat tawuran di wilayah Tambora, Jumat (22/8/2025).

Alih-alih diproses hukum, para remaja tersebut mengikuti program pesantren kilat selama sepekan di Polsek Tambora. Program ini dipimpin Kanit Binmas Iptu Agus Sudrajat bersama Bhabinkamtibmas Tanah Sereal, Aipda Aziz.

Baca Juga :  Hujan Lebat Berpotensi Picu Banjir, BMKG Siaga Jabodetabek 22โ€“23 Januari

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menegaskan bahwa pembinaan dilakukan melalui pendekatan jasmani dan rohani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polsek Tambora Jakarta Barat membina 10 remaja tawuran melalui pesantren kilat selama sepekan. Program ini fokus pada disiplin, fisik, dan rohani.
Polsek Tambora Jakarta Barat membina 10 remaja tawuran melalui pesantren kilat selama sepekan. Program ini fokus pada disiplin, fisik, dan rohani.

Materi yang diberikan meliputi pembentukan disiplin, latihan fisik, hingga pembekalan spiritual.

โ€œHarapannya, mereka menyadari kesalahan, membangun kedisiplinan, dan tumbuh menjadi remaja yang bermanfaat bagi lingkungannya,โ€ ujar Kapolsek, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga :  Adonara Berdarah, Menteri HAM Pigai Dorong Solusi Budaya untuk Hentikan Konflik

Langkah edukatif ini menunjukkan bahwa Polsek Tambora tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberi kesempatan kedua bagi generasi muda agar menjauhi kekerasan dan kembali ke jalur positif. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya
Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang
Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Senin, 21 September 2026 - 17:36 WIB

Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Minggu, 20 September 2026 - 07:50 WIB

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Berita Terbaru

Pengembang merilis keyboard split open-source Tiwaz dengan dua joystick dan soket hot-swap. Simak spesifikasi teknis dan panduan rakitnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Luncurkan Tiwaz Keyboard Split Open Source

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:25 WIB

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:18 WIB