Prabowo: 10 Ribu Puskesmas Tak Pernah Diperbaiki 30 Tahun, Dana Sitaan Koruptor Dipakai Renovasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengungkap sekitar 10 ribu puskesmas di Indonesia belum pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto. Kondisi itu, kata Prabowo, menjadi perhatian serius pemerintah.

Karena itu, pemerintah menyiapkan dana hasil sitaan negara untuk memperbaiki fasilitas kesehatan yang rusak, terutama di wilayah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penyerahan uang hasil rampasan Satgas Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan senilai Rp10,2 triliun di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

10 Ribu Puskesmas Belum Pernah Diperbaiki

Prabowo mengatakan laporan tersebut diterimanya dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai meninjau sejumlah daerah terpencil di Indonesia.

Baca Juga :  JK Terima Dubes Iran, Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Iran-AS

Menurut Prabowo, banyak puskesmas di berbagai wilayah masih dalam kondisi memprihatinkan karena belum tersentuh renovasi selama puluhan tahun.

β€œSaya dapat laporan, ada 10 ribu puskesmas yang sejak zaman Pak Harto belum pernah diperbaiki,” ujar Prabowo.

Ia menghitung kebutuhan anggaran renovasi mencapai sekitar Rp20 triliun, dengan estimasi biaya Rp2 miliar untuk setiap puskesmas.

Dengan dana sitaan Rp10,2 triliun yang baru diterima, pemerintah menilai setidaknya 5.000 puskesmas bisa langsung direnovasi.

Dana Sitaan Bisa Bertambah Rp49 Triliun

Prabowo juga mengungkap potensi tambahan dana sitaan masih cukup besar.

Ia menyebut ada kemungkinan tambahan Rp10 triliun dari Satgas PKH pada bulan depan, ditambah dana sekitar Rp39 triliun dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca Juga :  Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Keluarga Pastikan Hadir Terima Gelar

Jika seluruh dana masuk, total anggaran mencapai Rp49 triliun.

Menurut Prabowo, angka tersebut cukup untuk memperbaiki seluruh puskesmas rusak di Indonesia.

Sekolah Rusak Juga Jadi Prioritas

Selain puskesmas, pemerintah juga akan mengalokasikan dana sitaan negara untuk memperbaiki sekolah rusak.

Prabowo mengungkap pemerintah telah merenovasi 17 ribu sekolah pada tahun lalu. Sementara pada tahun ini, pemerintah menargetkan perbaikan 70 ribu sekolah.

Selanjutnya, pemerintah menargetkan renovasi 100 ribu sekolah per tahun hingga seluruh bangunan sekolah, termasuk madrasah, selesai diperbaiki.

Prabowo menegaskan dana sitaan negara harus dikembalikan untuk kepentingan rakyat, bukan hilang akibat praktik korupsi.

β€œUang ini harus diselamatkan dan digunakan untuk rakyat,” tegasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta
Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan
Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest
Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan
Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan

Berita Terbaru

Henri B Kagan dan Kenso Soai meraih Hadiah Nobel Kimia atas penemuan autokatalisis dan efek non-linear. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:04 WIB