Prabowo Desak Perang Gaza Segera Dihentikan, Ribuan Warga Palestina Jadi Korban

Selasa, 23 September 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto. Dok: IStimewa

Prabowo Subianto. Dok: IStimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap keras Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza. Di hadapan para pemimpin dunia, ia mendesak perang kejam yang terus berkecamuk segera dihentikan.

Puluhan ribu warga sipil Palestina sudah tewas dihantam gempuran militer Israel. Korban paling banyak justru perempuan dan anak-anak yang tak berdosa. Situasi ini membuat dunia kian geram.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB soal solusi dua negara, Selasa (23/9/2025) di New York, Prabowo berdiri lantang di podium Markas Besar PBB. Ia mengingatkan bahwa dunia tidak bisa tinggal diam.

Baca Juga :  Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Warung Saat Ramadan 2026, Pemilik Diminta Pasang Tirai

“Kita harus hentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus jadi prioritas utama. Kita wajib mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Perdamaian ini kebutuhan umat manusia,” tegas Prabowo.

Prabowo mengingatkan tragedi Gaza tak boleh berlarut. Ia menyebut ribuan nyawa sudah melayang sia-sia. “Dengan berat hati, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan di Gaza. Ribuan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, jadi korban. Kelaparan mengintai. Bencana kemanusiaan ini nyata di depan mata,” ungkapnya pedas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kutuk Kekerasan Israel

Tak berhenti di situ, Prabowo juga mengutuk habis aksi brutal Israel. Menurutnya, dunia internasional wajib bertanggung jawab. “Kami mengutuk semua kekerasan terhadap warga sipil. Hari ini, dengan bermartabat, kita berkumpul untuk mengemban tanggung jawab historis,” katanya tegas.

Baca Juga :  Kontrakan Prostitusi Online di Bogor Digerebek, 9 Orang Diamankan Polisi

Ia menambahkan, tanggung jawab itu bukan hanya untuk rakyat Palestina, tetapi juga demi masa depan Israel sekaligus kredibilitas PBB.

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia tak akan goyah. Hanya solusi dua negara yang bisa menghentikan pertumpahan darah. “Indonesia sekali lagi menegaskan dukungan penuh terhadap solusi dua negara. Hanya ini jalan menuju perdamaian abadi,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB