Prabowo Umumkan 24 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 2025

Sabtu, 8 November 2025 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Menjelang peringatan Hari Pahlawan, Senin 10 November 2025, publik dibuat penasaran. Pasalnya, nama mantan Presiden Soeharto masuk dalam salah satu penerima gelar Pahlawan Nasional.

Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan mengumumkan nama-nama tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Istana, Prasetyo Hadi, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (7/11/2025).

“Untuk gelar pahlawan, insyaallah akan diumumkan Senin. Keputusan resminya akan dikeluarkan oleh Presiden,” ujar Prasetyo.

Masih Dirahasiakan, Siapa Saja yang Masuk Daftar?

Meski banyak spekulasi beredar, Prasetyo belum mau membocorkan siapa saja tokoh yang akan mendapat penghargaan bergengsi tersebut.

Baca Juga :  Mayat Pria di Siak Dikubur Berterpal, Polisi Ungkap Luka Sadis di Kepala dan Leher

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Totalnya berapa, saya belum tahu,” ujarnya singkat.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penetapan penerima gelar telah melalui mekanisme ketat sesuai peraturan yang berlaku. Penjelasan ini juga sekaligus menjawab polemik terkait usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Soal pro dan kontra itu hal wajar. Ada yang setuju, ada yang tidak. Tapi mari kita melihat kontribusinya bagi bangsa secara objektif,” tegas Prasetyo.

49 Tokoh Diusulkan, 24 Jadi Prioritas

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon, membeberkan bahwa tahun ini terdapat 49 tokoh yang diusulkan untuk menerima gelar Pahlawan Nasional.

Baca Juga :  Prabowo: Dunia Sedang Berbahaya, Indonesia Harus Perkuat Persatuan dan Jaga Perdamaian

“Ada 40 nama baru dan sembilan nama lainnya merupakan usulan yang dibawa dari tahun sebelumnya. Jadi total 49 nama,” kata Fadli saat ditemui di Istana Kepresidenan, Rabu (5/11/2025).

Fadli menegaskan, seluruh calon pahlawan telah melalui penelitian dan kajian akademik mendalam.

“Semua nama sudah diverifikasi. Perjuangan mereka nyata, riwayat hidup dan kontribusinya diuji secara ilmiah,” jelasnya.

Dari hasil penilaian, 24 tokoh dinyatakan layak menjadi prioritas penerima gelar Pahlawan Nasional tahun 2025.

“Menjelang Hari Pahlawan ini, Dewan GTK menetapkan 24 nama dari 49 yang diseleksi sebagai daftar prioritas,” tegas Fadli. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB