KUMAMOTO, POSNEWS.CO.ID – Dua karyawan wanita tewas dalam ledakan di pusat perbelanjaan Aeon Mall Kashima, Prefektur Kumamoto. Pihak perusahaan Habita Inc. mengaku memberikan instruksi berbahaya tersebut. Selanjutnya, manajemen menyuruh kedua staf kembali ke dalam gedung pasca gempa berkekuatan magnitudo 7.1. Mereka harus memasukkan uang hasil penjualan ke dalam brankas.
Instruksi Berbahaya Usai Gempa M7.1
Salah satu korban tewas bernama Kurumi Otake yang berusia 22 tahun. Sebelumnya, Otake sempat menyelamatkan diri ke luar gedung mal. Namun, ia kembali masuk ke dalam bangunan atas perintah atasan. Akibatnya, ledakan susulan langsung menewaskan Otake beserta rekan kerjanya.
Dua eksekutif Habita Inc. mendatangi rumah duka Kurumi Otake. Selanjutnya, pimpinan perusahaan menyerahkan laporan tertulis kronologi kejadian kepada pihak keluarga. Manajer penjualan Habita Inc. menyampaikan penyesalan mendalam. Ia mengakui tindakan tersebut tidak sebanding dengan nyawa manusia. Sementara itu, ibu korban menumpahkan air mata duka atas kepergian putrinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanggapan Pengelola Mal dan Rekam Jejak Perusahaan
Perusahaan Habita Inc. berdiri sejak tahun 1976. Saat ini, perusahaan tersebut mengoperasikan belasan toko ritel di wilayah Kyushu. Di sisi lain, manajemen Aeon Co. menggelar konferensi pers resmi. Pihak pengelola mal mengaku belum memahami alasan para korban berada di dalam gedung saat ledakan terjadi.
Ledakan mal tersebut menewaskan total tujuh orang warga. Sementara itu, Pemerintah Prefektur Kumamoto mengonfirmasi 36 korban jiwa akibat gempa bumi. Selain itu, petugas masih menyelidiki dua kasus kematian tambahan.
Dampak Gempa Bumi dan Penanganan Korban
Guncangan gempa merusak lebih dari 4.600 unit bangunan rumah. Kemudian, sebanyak 8.000 warga mengungsi di 206 titik lokasi pengungsian. Petugas penyelamat terus mempercepat penyaluran bantuan darurat. Oleh sebab itu, otoritas setempat mengimbau warga tetap waspada terhadap bahaya susulan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













