BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kasus ini tidak patut menjadi contoh. Seorang pria nekad mengakhiri hidupnya dengan tidak wajar. Warga Perumahan Firdaus Residence, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan mayat gantung diri.
Korban diketahui berinisial HAN. Peristiwa ini tercatat dalam laporan LS/12-CR/K/XII/2025/Res. Bekasi.
Ancaman Bunuh Diri Terjadi Saat Video Call
Insiden mengerikan ini terjadi pada Rabu siang, 3 Desember 2025, sekitar pukul 13.45 WIB. Kejadian bermula ketika DR, istri korban yang bekerja di Taiwan, melakukan video call dengan HAN. Dalam percakapan itu, HAN mengancam akan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Kaget dan panik, DR langsung menghubungi tetangga korban, Hadi, untuk mengecek kondisi suaminya. Karena sedang bekerja, Hadi tak bisa ke lokasi dan meminta DR menghubungi keluarga korban.
DR kemudian menghubungi AR, ayah korban, agar segera mengecek kontrakan HAN di Blok 16, Firdaus Residence.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat tiba di lokasi, ARÂ mencoba mengintip melalui jendela dan dibuat terkejut. Ia melihat HAN sudah dalam keadaan tergantung.
Ayah korban langsung meminta bantuan warga. Saksi lain, masing-masing Abdul Hakim dan Dimas Pinanggih, datang dan membantu menurunkan tubuh korban.
Sayangnya, nyawa HAN sudah tidak tertolong.
Polsek Cibarusah langsung menangani olah TKP dan memeriksa para saksi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tragis ini. Polisi juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan selain indikasi kuat bunuh diri.
Warga diminta tetap waspada terhadap gangguan psikologis di lingkungan sekitar dan segera melapor bila mendengar ancaman bunuh diri. (red)

















