Pria di Bekasi Tewas Gantung Diri Usai Video Call dengan Istri yang Bekerja di Taiwan

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Gantung Diri. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Gantung Diri. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kasus ini tidak patut menjadi contoh. Seorang pria nekad mengakhiri hidupnya dengan tidak wajar. Warga Perumahan Firdaus Residence, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan mayat gantung diri.

Korban diketahui berinisial HAN. Peristiwa ini tercatat dalam laporan LS/12-CR/K/XII/2025/Res. Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman Bunuh Diri Terjadi Saat Video Call

Insiden mengerikan ini terjadi pada Rabu siang, 3 Desember 2025, sekitar pukul 13.45 WIB. Kejadian bermula ketika DR, istri korban yang bekerja di Taiwan, melakukan video call dengan HAN. Dalam percakapan itu, HAN mengancam akan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Baca Juga :  Hari Ini Roy Suryo, Cs Diperiksa Sebagai Tersangka di Polda Metro Jaya Terkait Ijazah Jokowi

Kaget dan panik, DR langsung menghubungi tetangga korban, Hadi, untuk mengecek kondisi suaminya. Karena sedang bekerja, Hadi tak bisa ke lokasi dan meminta DR menghubungi keluarga korban.

DR kemudian menghubungi AR, ayah korban, agar segera mengecek kontrakan HAN di Blok 16, Firdaus Residence.

Saat tiba di lokasi, AR mencoba mengintip melalui jendela dan dibuat terkejut. Ia melihat HAN sudah dalam keadaan tergantung.

Baca Juga :  Jambret Gereja Kelapa Gading Terbongkar, Eksekutor Ditembak Saat Melawan Polisi

Ayah korban langsung meminta bantuan warga. Saksi lain, masing-masing Abdul Hakim dan Dimas Pinanggih, datang dan membantu menurunkan tubuh korban.

Sayangnya, nyawa HAN sudah tidak tertolong.

Polsek Cibarusah langsung menangani olah TKP dan memeriksa para saksi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tragis ini. Polisi juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan selain indikasi kuat bunuh diri.

Warga diminta tetap waspada terhadap gangguan psikologis di lingkungan sekitar dan segera melapor bila mendengar ancaman bunuh diri. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB