Pria di Tangerang Simpan Sabu 44,83 Gram dan 100 Ekstasi di Jok Motor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari . (Dok-Humas Tangkot)

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari . (Dok-Humas Tangkot)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial NW (35) di Kelurahan Suka Asih, Kota Tangerang, Banten. Polisi mengamankan pelaku karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dalam jumlah besar.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan penangkapan dilakukan pada Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Awalnya, petugas Satuan Lalu Lintas sedang mengatur lalu lintas dan memeriksa pengendara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B-5347-BDW.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Tekankan Sikap Humanis saat Amankan Demo Buruh

Saat pemeriksaan pertama, polisi menemukan sabu seberat 0,27 gram dan satu butir pil ekstasi di tas selempang pelaku.

Tidak berhenti di situ, petugas melanjutkan pemeriksaan pada sepeda motor pelaku. Pemeriksaan lanjutan membuat petugas menemukan satu bungkus plastik kopi berisi sabu seberat brutto 44,83 gram serta 100 butir ekstasi seberat brutto 36,07 gram yang pelaku sembunyikan di bawah jok motor.

Selain itu, polisi juga menyita satu bungkus plastik kopi lain berisi peralatan pakai dan kemasan narkoba, uang tunai Rp 1,2 juta, tiga unit ponsel, dan sepeda motor.

Baca Juga :  Trik Psikologi di Balik Rp 9.990 yang Membuat Anda Terus Belanja

Raden menegaskan, pihaknya menjerat pelaku dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang mengancam pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke depan, polisi akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang melibatkan NW. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB