Remaja di Bekasi Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Putus Cinta

Senin, 10 November 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Gantung Diri. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Gantung Diri. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID — Begini-lah jadinya jika tidak kuat iman dan cepat putus asa. Seorang remaja tewas gantung diri di dalam rumahnya pada Minggu (9/11/2025) siang.

Spontan warga Kampung Tapak Serang, Desa Lengahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, geger. Korban diketahui berinisial AFF, yang ditemukan sudah tidak bernyawa oleh kakaknya sendiri, Dini Agustin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Awalnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Dini sempat menyuruh adiknya membeli makanan. Namun, korban menolak. Dini pun akhirnya pergi sendiri keluar rumah untuk membeli makanan.

Saat kembali, Dini terkejut melihat mesin cuci berantakan dan handuk tergantung mencurigakan. Ketika ia membuka handuk itu, Dini langsung syok berat—adiknya tergantung dengan leher terlilit tali.

Baca Juga :  Kericuhan di Polres Metro Bekasi Kota, Polisi Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Massa

Dengan panik, Dini mengambil gunting dan memotong tali tersebut. Begitu tali terputus, tubuh AFF jatuh ke lantai.

Ia lalu memanggil tetangganya, Miran, dan berlari menjemput orang tuanya yang sedang berada di luar rumah.

Namun nahas, saat orang tua korban tiba, jasad AFF sudah dibawa Miran ke Puskesmas Cabangbungin. Tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Tak lama kemudian, pihak keluarga melapor ke Polsek Cabangbungin. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan Identifikasi Polres Metro Bekasi.

Baca Juga :  ART Curi Perhiasan dan Culik Balita Majikan, Niat Minta Tebusan Rp10 Juta

Dari keterangan saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena putus cinta.

Kapolsek Cabangbungin, AKP Alex Chandra memastikan kasus ini murni dugaan bunuh diri. Pihak keluarga menolak autopsi dan sudah membuat surat pernyataan resmi untuk tidak menuntut pihak mana pun.

“Keluarga sudah menerima dengan ikhlas. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar AKP Alex.

Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Cabangbungin. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi psikologis anggota keluarga, terutama anak muda yang sedang mengalami tekanan emosional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB