Ribuan Pemuda Bentrok dengan Polisi di New Delhi Desak Menteri

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang protes pemuda di New Delhi. Ribuan demonstran gerakan CJP bentrok dengan polisi demi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan India. Dok: Istimewa.

Gelombang protes pemuda di New Delhi. Ribuan demonstran gerakan CJP bentrok dengan polisi demi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan India. Dok: Istimewa.

NEW DELHI, POSNEWS.CO.ID – Ribuan demonstran pemuda menggelar aksi protes besar-besaran di pusat kota New Delhi.

Bentrokan Mencekam di Jantar Mantar

Massa memadati area demonstrasi Jantar Mantar sejak Rabu sore.

Jumlah demonstran membengkak hingga melampaui 10.000 orang pada malam hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pemuda mengibarkan bendera India dan menyuarakan tuntutan penegakan keadilan.

Namun aksi damai mendadak berubah menjadi kericuhan pada malam hari.

Sebagian massa melempar batu dan botol plastik ke arah petugas.

Aparat kepolisian langsung membalas gempuran massa menggunakan tongkat dan gas air mata.

Baca Juga :  Sindikat Bobol Dana BOS Rp942 Juta Dibongkar, Polda Sumsel Tangkap 4 Pelaku

Bentrokan tersebut melukai beberapa anggota polisi di lapangan.

Petugas segera melarikan korban luka menuju rumah sakit terdekat.

Tuntutan Mutlak Pengunduran Diri Menteri

Gerakan Cockroach Janta Party (CJP) memimpin aksi massa berani ini.

Pendiri CJP Abhijeet Dipke menegaskan komitmen pantang mundur mereka.

Massa menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan secara mutlak.

Skandal kebocoran soal ujian nasional memicu kemarahan dua juta siswa pada Mei lalu.

Oleh karena itu aksi protes ini telah berlangsung selama 25 hari berturut-turut.

“Kami siap bertahan hingga 25 bulan ke depan,” tegas Dipke di depan massa.

Penutupan Stasiun Metro dan Aksis Oposisi

Eskalasi keamanan memaksa pengelola transportasi mengambil langkah darurat.

Pengelola Delhi Metro menutup 16 stasiun kereta pada hari Kamis.

Baca Juga :  Trump Ancam Tarif 5% Jika Meksiko Tak Segera Buka Keran ke Texas

Langkah taktis ini bertujuan mengamankan area strategis di pusat kota.

Sementara itu partai oposisi memanfaatkan momentum ini untuk menekan pemerintah.

Pemimpin Partai Kongres Rahul Gandhi memimpin demonstrasi di depan kediaman Modi.

Oposisi menghentikan sidang parlemen guna menyuarakan aspirasi para pemuda.

Pemerintahan Modi sebenarnya menawarkan dialog dan janji reformasi sistem ujian.

Namun oposisi dan massa CJP menolak tawaran kompromi tanpa pengunduran diri menteri.

Sinyal Keresahan Generasi Muda India

Fenomena CJP mengindikasikan kekecewaan mendalam generasi muda India.

Para pemuda menghadapi masalah kelangkaan lapangan kerja dan kecurangan ujian.

Alhasil aksi protes ini menjadi ancaman serius bagi kepemimpinan Partai Bharatiya Janata (BJP).

Kini publik menanti keputusan taktis Perdana Menteri Narendra Modi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB