Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Tertimbun Pasir Vulkanik, 2 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR dan aparat kepolisian mengevakuasi pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara.
(Posnews/Ist)

Tim SAR dan aparat kepolisian mengevakuasi pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara. (Posnews/Ist)

HALMAHERA UTARA, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban erupsi Gunung Dukono pada Sabtu (9/5/2026) pukul 14.30 WIT.

Korban berinisial E, warga negara Indonesia (WNI), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material vulkanik sekitar 50 meter dari bibir kawah.

Korban menjadi pendaki pertama yang ditemukan meninggal dalam operasi pencarian setelah erupsi Gunung Dukono memicu kepanikan di jalur pendakian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Abdul Muhari mengatakan tim SAR menghadapi medan ekstrem selama proses pencarian.

Menurut dia, material pasir vulkanik menutup area pencarian dengan ketebalan bervariasi sehingga memperlambat proses penyisiran korban.

“Aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih fluktuatif sehingga tim kesulitan melakukan pencarian secara maksimal,” ujar Abdul Muhari, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga :  Viral! Penipu Catut Nama Polisi, Kejaksaan, dan PPATK untuk Kuras Data Korban

Hujan Deras Hentikan Pencarian Sementara

Saat tim melakukan pencarian, hujan deras tiba-tiba mengguyur kawasan gunung sekitar pukul 14.30 WIT.

Kondisi itu memaksa personel SAR menghentikan operasi sementara dan berlindung demi keselamatan tim di lapangan.

Setelah hujan mereda, tim kembali menyisir lokasi dan menemukan jasad korban yang sebelumnya tertutup pasir vulkanik.

“Tim hanya melihat bagian kaki hingga pinggang korban, sementara tubuh bagian atas masih tertimbun material vulkanik,” jelasnya.

Evakuasi Berlangsung Dramatis

Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban secara hati-hati karena kondisi tanah masih labil dan aktivitas gunung belum sepenuhnya aman.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas membawa jenazah korban ke posko penanganan erupsi sebelum merujuknya ke RSUD Tobelo untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  OTT KPK Langkat: Eks Timses Bupati Diduga Kuasai 85 Proyek Rp10,2 Miliar

Dua Korban Lain Diduga Masih Tertimbun

Usai mengevakuasi korban pertama, tim SAR menemukan dua titik timbunan pasir lain dalam radius sekitar tiga meter dari lokasi penemuan korban.

Petugas menduga dua titik tersebut berkaitan dengan dua pendaki lain yang hingga kini masih hilang.

Namun, tim memilih fokus mengevakuasi korban pertama lebih dulu karena cuaca mulai gelap dan aktivitas erupsi masih tinggi.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian pada Minggu (10/5/2026) dengan menyisir dua titik yang telah ditandai menggunakan koordinat GPS.

Hingga kini, petugas masih mewaspadai potensi erupsi susulan dari Gunung Dukono yang masih menunjukkan aktivitas vulkanik fluktuatif. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami di Serang Diduga Sayat Leher Istri karena Minta Cerai
Gunung Bromo Ditutup Total Akibat Kebakaran Hutan, Wisatawan Bisa Refund
Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Suami di Serang Diduga Sayat Leher Istri karena Minta Cerai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Gunung Bromo Ditutup Total Akibat Kebakaran Hutan, Wisatawan Bisa Refund

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:57 WIB