Santri Hilang Terseret Arus Banjir di Pidie Jaya Ditemukan Tewas Tertutup Lumpur

Jumat, 28 November 2025 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan mengevakuasi jenazah santri M. Rais yang ditemukan di Jangka Buya. (Posnews/Ist)

Tim gabungan mengevakuasi jenazah santri M. Rais yang ditemukan di Jangka Buya. (Posnews/Ist)

ACEH, POSNEWS.CO.ID – Operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR terhadap santri yang terseret arus banjir di Gampong Keude Jangka Buya, akhirnya membuahkan hasil. 

Korban M. Rais (19) ditemukan dalam kondisi tewas setelah dua hari operasi pencarian nonstop, Jumat (28/11/2025).

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal menegaskan bahwa korban ditemukan di kawasan Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Faisal.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat di SMAN 72 Jakarta, Pemprov DKI Tanggung Penuh Biaya Korban

Dengan melibatkan Polsek Jangka Buya, Koramil 27, ustaz dan santri Dayah Mudi Samalanga, serta warga setempat, pencarian berlangsung intens sejak pagi.

Koordinasi cepat dan sinergi warga membuat proses evakuasi berjalan lancar meski medan dipenuhi lumpur dan arus air sisa banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenazah Langsung Diserahkan

Setelah dievakuasi, jenazah Rais langsung diserahkan ke pihak Dayah Mudi Samalanga, Kabupaten Bireuen. Kapolres menyampaikan duka mendalam atas musibah ini.

Baca Juga :  Ibu Muda Tega Buang Bayi Perempuan ke Selokan di Jaksel, Polisi Bongkar Fakta Ngeri

Semoga keluarga diberi ketabahan dan korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” katanya.

Tak hanya itu, Faisal juga memuji kerja keras seluruh elemen masyarakat, termasuk relawan dayah dan warga desa yang ikut menyisir alur sungai.

Sinergi semua pihak sangat membantu mempercepat proses pencarian,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB